Berwudhu Sebelum Tidur, Amalan Menuju Husnul Khatimah
- 24 Jan 2024 13:45 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya : Sesungguhnya segala
yang kita miliki, pada hakikatnya aalah milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah
menitipka kepada kita. Nanti ada suatu masa, dimana Allah minta dikembalikan
titipannya. Oleh karena itu, janganlah bersedih, atas kehilangan atau
kekurangan sesuatu, karena semuanya adalah dari Allah, dan akan Kembali kepada
Allah Subhanalahu wa Ta’ala.
Sesungguhnya setiap malam, nyawa kita diambil oleh Allah, dan kita tidak punya jaminan, apakah pada pagi harinya dikembalikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala atau tidak.
اَللّٰهُ يَتَوَفَّى الْاَنْفُسَ حِيْنَ مَوْتِهَا وَالَّتِيْ لَمْ تَمُتْ فِيْ مَنَامِهَاۚ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضٰى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْاُخْرٰىٓ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّىۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
Allah menggenggam nyawa (manusia) pada saat kematiannya dan yang belum mati ketika dia tidur. Dia menahan nyawa yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti (kekuasaan) Allah bagi kaum yang berpikir. (QS. Az-Zumar:42
Dikutip dari tulisan Syekh Ali Jabir dalam bukunya “ Amalan Ringan Paling Menakjubkan” , jika kita tidur dalam keadaan berwudhu, maka ruh kita akan mampu bersujud di hadapan Allah, tapi tidak ada diantara kita yang punya jaminan bahwa ruhnya akan dikembalikan lagi oleh Allah. Boleh jadi, saat diambil tuh kita saat tidur, ruh kita tidak kembali lagi. Berarti tidur kita menjadi tidur yang terakhir. Oleh karena itu, dianjurkan sebelum tidur, ambil air wudhu. Lalu kita angkat tangan, kita memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan memaafkan semua orang yang pernah berbuat salah kepada kita.
Seandainya malam itu adalah malam yang terakhir, kita meninggal dunia, qalbu kita insya Allah sudah bersih. Memaafkan orang sebelum tidur, menghalalkan dan mengikhlaskan dunia akhirat, batin kita menjadi bersih. Kemudian mengambil air wudhu, lahir kita menjadi bersih. Bersarti kita tidur dalam keadaan bersih lahir dan batin.
Jika kita meninggal dunia, insya Allah kita meninggal dalam keadaan husnul khatimah.
Mukmin yang Menjaga Wudhu adalah Mukmin yang sempurna Imannya
Maka jagalah selalu wudhu! Artinya selalu dalam keadaan berwudhu.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَقِيمُوا وَلَنْ تُحْصُوا وَاعْلَمُوا أَنَّ خَيْرَ أَعْمَالِكُمْ الصَّلَاةَ وَلَا يُحَافِظُ عَلَى الْوُضُوءِ إِلَّا مُؤْمِنٌ
Artinya, “Dari Tsauban, ia berkata: ‘Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Istiqamahlah kalian, dan sekali-kali kalian tidak akan dapat menghitungnya. Beramallah, sesungguhnya amalan kalian yang paling utama adalah shalat, dan tidak ada yang menjaga wudlu kecuali orang mukmin.” (HR Ibnu Majah)
Tidaklah seseorang yang menjaga wudhu, kecuali orang yang beriman!
Tiada sempurnanya iman seseorang, yaitu yang menjaga wudhu.
Walaupun bukan waktu shalat, walaupun tidak dalam membaca Al Qur’an. Jagalah wudhu 24 jam!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....