Muslim dan Mukmin, Tak Hanya Soal Ibadah
- 07 Okt 2026 06:00 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Menjadi Muslim dan Mukmin tidak hanya berkaitan dengan ibadah yang terlihat secara lahiriah. Keimanan juga tercermin dari sikap seseorang dalam menjaga hubungan dengan Allah serta memperlakukan sesama manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Ustaz Hefzi Mudir Pesantren Persis Bangil Pasuruan dalam Program Kajian Islami Mutiara Pagi Pro1 RRI Surabaya, Rabu, 7 Oktober 2026 menjelaskan, secara sederhana Muslim berarti orang yang telah tunduk atau masuk Islam, sedangkan Mukmin merupakan orang yang beriman. Keduanya memiliki keterkaitan, namun keimanan memiliki konsekuensi yang lebih dalam karena tidak hanya berupa pengakuan, tetapi juga keyakinan yang telah meresap dalam hati.
Ia merujuk pada QS Al-Hujurat ayat 14 yang menjelaskan tentang sekelompok orang Arab yang menyatakan telah beriman. Dalam ayat tersebut, Nabi Muhammad diperintahkan untuk menyampaikan bahwa mereka belum beriman, melainkan baru menyatakan diri telah berislam karena iman belum masuk ke dalam hati mereka.
“Ketika orang itu masih awal masuk Islam atau memang sudah lama masuk Islam tapi dia belum meresapi makna-makna dari konsekuensi seorang itu ketika beragama Islam, maka otomatis dia bisa mengatakan kami telah Islam atau tunduk, tapi dia belum waktunya untuk mengatakan kami beriman,” ujar Ustaz Hefzi.
Menurutnya, dalam hadis Jibril, Islam antara lain digambarkan melalui amalan yang tampak, seperti syahadat, salat, puasa, zakat, dan haji. Sementara iman berkaitan dengan keyakinan terhadap rukun iman, termasuk beriman kepada Allah dan perkara-perkara keimanan lainnya.
Namun, pemahaman tentang Islam dan iman tidak berhenti pada hubungan manusia dengan Allah. Ustadz Hefzi menekankan, identitas sebagai Muslim juga harus tercermin dalam hubungan sosial, terutama melalui kemampuan menjaga lisan dan perbuatan agar tidak menyakiti atau mengganggu orang lain.
Ia menjelaskan hadis Rasulullah yang menyebutkan bahwa seorang Muslim adalah orang yang kaum Muslimin selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Hadis tersebut antara lain diriwayatkan dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim.
“Perbuatan apa saja, perkataan apa saja yang kita lakukan, kita ucapkan kepada orang lain sehingga mereka itu tidak terima, tersakiti, atau kehormatannya mungkin kita gores, itu membuktikan kita belum Islam,” ujarnya.
Ustadz Hefzi kemudian memberikan contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang memiliki hak untuk melakukan aktivitas yang disukainya, termasuk mendengarkan musik. Namun, ketika suara tersebut sampai mengganggu tetangga, hak pribadi sudah bersentuhan dengan hak orang lain sehingga diperlukan batas dan pertimbangan.
“Ketika misalnya sampai tetangga terdengar, itu berarti hak kita sudah bersentuhan dengan hak orang lain. Maka otomatis ada rambu-rambu yang harus kita perhatikan supaya kita itu masih dianggap orang Muslim, yaitu dengan cara tidak mengganggu orang lain dengan lisan maupun perbuatan,” katanya.
Lebih lanjut, Ustadz Hefzi menjelaskan bahwa gambaran tentang seorang Mukmin juga berkaitan dengan rasa aman yang dirasakan orang lain. Ia merujuk hadis riwayat An-Nasa’i yang menjelaskan bahwa seorang Mukmin adalah orang yang manusia merasa aman atas jiwa dan harta mereka darinya.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa iman seharusnya memberikan dampak nyata dalam kehidupan sosial. Seorang Mukmin tidak hanya menjaga hubungan dengan Allah, tetapi juga menjaga diri agar tidak merusak, menyakiti, atau mengambil hak orang lain.
“Jadi ketika orang sudah mengatakan saya Muslim, saya Mukmin, itu berarti lisan dan tangan kita itu harus kita jaga, harus kita atur supaya yang kita lakukan, kita berbuat tidak mengganggu orang lain sama sekali,” kata Ustaz Hefzi.
Pemahaman tersebut menunjukkan bahwa menjadi Muslim dan Mukmin bukan hanya soal identitas maupun ibadah yang dilakukan secara pribadi. Keimanan juga ditunjukkan melalui sikap yang menjaga lisan, perbuatan, kehormatan, jiwa, dan harta orang lain, sehingga keberadaan seorang Muslim dan Mukmin dapat menghadirkan rasa aman bagi lingkungan sekitarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....