Tekan Pengangguran, Sidoarjo Bekali Warga Keterampilan Mekanik Motor
- 06 Okt 2026 17:52 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menggelar pelatihan teknisi sepeda motor injeksi selama 21 hari di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Starskill Innovation. Langkah strategis ini dilakukan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan teknis mutakhir guna menekan angka pengangguran serta memenuhi tingginya kebutuhan tenaga kerja industri otomotif lokal.
Pelatihan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sidoarjo triwulan IV tahun 2026 tersebut resmi dibuka. Selain mengasah kemampuan mekanik, para peserta juga mendapatkan pendampingan khusus job connect agar siap diserap langsung oleh dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.
Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Sidoarjo, Indar Hidayanti, menegaskan bahwa program pelatihan ini merupakan bentuk pelayanan konkret pemerintah dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
"Pemerintah Kabupaten Sidoarjo selama ini bekerja sama dengan beberapa LPK untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan keahlian dan keterampilannya. Harapannya, mereka bisa lebih percaya diri dan mendapatkan peluang di pasar kerja," ujar Indar, Selasa 6 Oktober 2026.
Indar mengimbau agar seluruh peserta memanfaatkan fasilitas negara ini dengan optimal dan mengikuti seluruh tahapan hingga uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi resmi. Pada pelaksanaan kali ini, ia juga mengapresiasi tingginya inklusivitas program yang mulai diminati kaum perempuan.
"Ini apresiasi buat teman-teman semua. Karena memang didanai dari APBD, kami berharap peserta bisa mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya dan menggunakan fasilitas yang diberikan dengan baik," tambahnya.
Senada dengan Disnaker, Koordinator Pelatihan Teknisi Sepeda Motor Injeksi LPK Starskill Innovation, Nanda Dhani Luqman Zaki, menjelaskan bahwa kurikulum yang disajikan difokuskan pada penyesuaian standar kebutuhan industri modern. Tidak sekadar membekali keahlian teknis mesin injeksi, para peserta juga dibimbing dalam pembuatan daftar riwayat hidup (curriculum vitae) serta penyaluran kerja.
"Bisa kerja itu berbeda dengan siap kerja. Kalau sudah siap kerja, berarti sudah sesuai standar apa yang memang dibutuhkan industri," tegas Nanda.
Nanda menilai, potensi serapan kerja sektor otomotif di Sidoarjo sangat besar seiring tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan sepeda motor. Ia berharap warga Sidoarjo dapat lebih adaptif membaca peluang pasar kerja lokal, baik di bidang mekanik maupun manufaktur permesinan yang terus berkembang pesat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....