Sebelum Ruko San Antonio Meledak, Alarm LPG Berbunyi

  • 06 Okt 2026 10:08 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Alarm pendeteksi kebocoran LPG sempat berbunyi sebelum ledakan terjadi di Ruko San Antonio, Blok N1 Nomor 62, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi. Ledakan terjadi saat karyawan Rumah Makan Nasi Tempong Dewi Sri sedang melakukan aktivitas memasak.

Kapolsek Mulyorejo Kompol Subadri mengatakan, alarm berbunyi setelah terjadi kebocoran pada selang yang terhubung dengan tabung LPG.

Menurut Subadri, kebocoran tersebut terjadi saat pekerja melakukan pemasangan selang LPG. Gas kemudian keluar dan memicu alarm sebelum akhirnya terjadi ledakan.

"LPG dari awal dengan kebocoran selang LPG. Selang bocor, alarm LPG menyala. Terjadi pembekuan LPG dan meledak," ujar Subadri.

Subadri menjelaskan, selang yang bocor terhubung dengan tabung LPG berkapasitas 50 kilogram. Tabung tersebut juga terhubung dengan tabung LPG lain di sekitar lokasi.

Ledakan terjadi secara spontan sehingga para pekerja tidak sempat menyelamatkan diri. Lima karyawan mengalami luka bakar dan telah mendapatkan penanganan medis.

Kelima korban kemudian dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Ledakan juga menyebabkan kerusakan pada sekitar 20 ruko. Lima ruko di sisi kiri dan kanan titik ledakan mengalami kerusakan berat, sementara 15 ruko lainnya mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian kaca.

Petugas Labfor dan Inafis Polrestabes Surabaya bersama Gegana Polda Jatim masih melakukan olah TKP. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan rangkaian kejadian dan melengkapi proses identifikasi di lokasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....