Kader Pasuruan Diperkuat Kemampuan Public Speaking
- 06 Okt 2026 17:43 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Peningkatan kemampuan komunikasi menjadi bagian penting dalam memperkuat peran kader kesehatan sebagai ujung tombak edukasi masyarakat di Kabupaten Pasuruan. Hal ini diwujudkan Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasuruan melalui kegiatan Edukasi Kesehatan Bersama Kader Kesehatan Kabupaten Pasuruan yang berlangsung 5–6 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut dibuka Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasuruan, dr. Arif Junaedi. Dalam kegiatan ini, kader dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu menyampaikan informasi kesehatan secara efektif, komunikatif, serta mudah dipahami masyarakat.
Salah satu materi yang diberikan adalah Public Speaking untuk Kader Kesehatan, mengingat kader tidak hanya dituntut memahami informasi kesehatan, tetapi juga mampu menyampaikannya dengan cara yang menarik dan tepat sasaran. Kemampuan tersebut dinilai penting karena kader berhadapan langsung dengan masyarakat yang memiliki latar belakang, karakter, dan tingkat pemahaman yang beragam.
Materi public speaking disampaikan Meriana Candra Kurniasari, S.Pd., M.Pd., Direktur Probest Professional Indonesia yang juga merupakan asesor dan dosen. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik berbicara di depan umum, membangun kepercayaan diri, penggunaan bahasa komunikatif, hingga strategi menyampaikan pesan kesehatan secara menarik dan persuasif.
“Public speaking bukan hanya soal berani berbicara di depan orang banyak, tetapi bagaimana pesan yang kita sampaikan bisa dipahami dan diterima oleh masyarakat,” ujar Meriana Candra Kurniasari dalam sesi pembekalan.
Menurut Meriana, kemampuan komunikasi yang baik dapat membantu kader menyesuaikan cara penyampaian pesan dengan karakter masyarakat yang dihadapi. Dengan pendekatan yang sederhana, komunikatif, dan relevan, informasi kesehatan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat mendorong masyarakat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selama dua hari kegiatan, para kader mendapatkan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam menjalankan tugas di lapangan. Pembekalan tersebut diharapkan meningkatkan kepercayaan diri kader ketika memberikan penyuluhan, berdiskusi, maupun mengedukasi masyarakat mengenai berbagai isu kesehatan.
Peningkatan kompetensi kader pada akhirnya diharapkan semakin memperkuat peran mereka sebagai komunikator kesehatan sekaligus penghubung antara program pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Dengan kemampuan komunikasi yang semakin baik, kader kesehatan Kabupaten Pasuruan diharapkan mampu menghadirkan edukasi kesehatan yang lebih efektif, mudah dipahami, dan berdampak bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....