Gubernur Khofifah Santuni 81 Anak Yatim jelang Hari Jadi Jatim

  • 05 Okt 2026 08:18 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar khataman Al-Qur’an, doa bersama, dan santunan kepada 81 anak yatim serta yatim piatu di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu 3 Oktober 2026 malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian awal menyambut Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang diperingati pada 12 Oktober 2026.

Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian khataman Al-Qur’an oleh para hafizah, pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur serta para pahlawan dan pemimpin Jawa Timur terdahulu yang telah wafat.

“Barokah itu harus dicari. Nah, ini adalah proses pencarian itu dengan ikhtiar-ikhtiar yang kita lakukan bersama,” katanya. Khofifah menyampaikan pernyataan tersebut saat menjelaskan pentingnya mengiringi pembangunan Jawa Timur dengan doa dan kerja nyata.

Sebanyak 81 anak yatim dan yatim piatu menerima santunan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Khofifah bersama para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim. Jumlah penerima santunan disesuaikan dengan usia Provinsi Jawa Timur yang memasuki tahun ke-81.

“Anak-anakku, doakan Jawa Timur manfaat barokah. Doakan Jawa Timur aman, doakan Jawa Timur damai, doakan Jawa Timur rakyatnya sejahtera,” pintanya. Khofifah juga meminta doa agar seluruh pemimpin di Jawa Timur, terutama jajaran Pemprov Jatim, diberikan kekuatan dan perlindungan dalam menjalankan amanah.

Khofifah mengapresiasi para ustazah, hafizah, pengasuh, serta pendamping anak yatim dan yatim piatu yang selama ini mendukung berbagai kegiatan Pemprov Jatim. Ia berharap kebersamaan tersebut terus terjaga sebagai bagian dari kepedulian dan solidaritas sosial dalam pembangunan daerah.

“Doakan seluruh pemimpin di Jawa Timur, terutama Pemprov, semuanya amanah, semuanya mendapat perlindungan Allah SWT. Semuanya selamat dunia, selamat akhirat, mulia dunia, mulia akhirat,” lanjutnya. Selain itu, Khofifah mengajak seluruh pihak mengiringi pembangunan dengan optimisme, kebersamaan, dan doa.

Khofifah mengatakan peningkatan pendapatan daerah membutuhkan kerja keras dan perencanaan yang matang agar sumber keuangan yang tersedia dapat dikelola dan dibelanjakan secara tepat. Menurutnya, doa para hafizah serta anak yatim dan yatim piatu diharapkan turut mengiringi upaya pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan APBD yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....