PLN NP Perkuat Kemitraan Global, Jadikan Kepercayaan Modal Investasi Energi
- 01 Okt 2026 15:54 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- PLN Nusantara Power memperkuat kemitraan global untuk mendukung pengembangan proyek energi berskala besar.
- Kepercayaan, tata kelola, transparansi, dan kesamaan tujuan menjadi fondasi kolaborasi lintas negara.
- PLN NP mengembangkan proyek energi bersama mitra global, termasuk PLTS IKN, PLTS Terapung Cirata, dan PLTU Jawa 7.
RRI.CO.ID, Surabaya - PLN Nusantara Power memperkuat kemitraan internasional untuk mendukung pengembangan proyek energi berskala besar di tengah transisi energi. Kemitraan tersebut tidak hanya diarahkan untuk membuka akses pendanaan, tetapi juga mempertemukan modal, teknologi, pengalaman, dan pemahaman lokal.
Hal itu menjadi pembelajaran yang dibagikan PLN Nusantara Power Group dalam mini talkshow “Investing Beyond Borders – Different Cultures, One Shared Goal” pada Electricity Connect 2026. Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Nusantara Power, Dwi Hartono, mengatakan kolaborasi global menjadi bagian penting strategi pengembangan bisnis perusahaan.
“Pendanaan global bagi kami bukan semata-mata tentang mencari sumber modal, tetapi bagaimana membangun kemitraan yang mampu menggabungkan kekuatan masing-masing pihak,” ujar Dwi.
Menurutnya, perpaduan modal, teknologi, pengalaman, dan pemahaman terhadap konteks lokal dapat memperkuat fondasi proyek energi agar tumbuh berkelanjutan. Melalui anak usahanya, PLN Nusantara Renewables, PLN NP telah mengembangkan sejumlah proyek bersama mitra global, antara lain PLTS IKN, PLTS Terapung Cirata, dan PLTU Jawa 7.
PLTS IKN berkapasitas 50 megawatt dikembangkan melalui sinergi PLN Nusantara Renewables dan Sembcorp Utilities Pte. Ltd. melalui perusahaan patungan PT Nusantara Sembcorp Solar Energi. Dalam diskusi tersebut, para pembicara menekankan bahwa keberhasilan kemitraan internasional tidak hanya ditentukan struktur investasi. Kepercayaan, tata kelola, transparansi, dan kesamaan tujuan menjadi fondasi penting dalam menghadapi perbedaan budaya dan cara kerja.
Adrian Akbar Untoro, Portfolio Management Manager PLN Nusantara Renewables, mengatakan komunikasi dan kepercayaan menjadi dasar dalam menjaga hubungan dengan mitra. “Yang paling mendasar adalah membangun kepercayaan. Ketika kepercayaan sudah terbentuk, komunikasi ketika ada permasalahan akan lebih mudah,” katanya.
Sementara itu, Senior Manager Asset Management Sembcorp Industries Ltd. Renata Adriani menekankan pentingnya saling menghormati dan menggabungkan keahlian masing-masing perusahaan untuk mencapai target bersama.
“Kami menggabungkan keahlian dan kekuatan masing-masing perusahaan, sekaligus membangun komitmen untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya.
Management Partner PT Shenhua Guohua Jawa Bali, Teng Yue, menilai perbedaan budaya tidak harus dihilangkan dalam kemitraan. Menurutnya, perbedaan justru dapat menjadi kekuatan ketika setiap pihak menghormati konteks lokal dan keahlian mitranya.
Pengalaman tersebut juga terlihat dalam pengelolaan PLTU Jawa 7. PLN Nusantara Renewables memiliki 30 persen saham di PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali, perusahaan patungan Indonesia-Tiongkok yang mengelola proyek tersebut. Dwi menegaskan, kemitraan lintas negara tidak berhenti pada penyelesaian transaksi atau proyek.
“Yang lebih penting adalah bagaimana seluruh pihak memiliki tujuan bersama, tata kelola yang jelas, dan kepercayaan untuk menghadapi tantangan bersama,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....