Wamenkes Tinjau Penguatan Layanan TBC di Sidoarjo

  • 01 Okt 2026 18:26 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelayanan tuberkulosis (TBC) di RSUD Raden Tumenggung Notopuro, Sidoarjo, Senin 29 September 2026. Perhatian utama diarahkan pada kesiapan rumah sakit menangani pasien TBC Resisten Obat (RO).

‎

‎Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan layanan TBC di rumah sakit rujukan. Pemerintah mendorong kesiapan fasilitas kesehatan dan tenaga medis dalam menangani kasus TBC, terutama pasien yang tidak merespons pengobatan standar.

‎

‎Plt Direktur RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, dr. Prima Dessy Kusuma Rahmawati, mengatakan rumah sakit menyediakan layanan bagi pasien TBC Sensitif Obat (SO) maupun TBC Resisten Obat (RO).

‎

‎“Layanan TB RO ini yang memerlukan perawatan dan monitoring ketat karena pasien tidak respons terhadap pengobatan TBC standar,” kata Prima saat dihubungi, Rabu 30 September 2026.

‎

‎Selain pelayanan TBC, Wamenkes juga meninjau penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) di RSUD R.T. Notopuro. Menurut Prima, hasil peninjauan menunjukkan fasilitas KRIS di rumah sakit tersebut telah memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

‎

‎“Beliau juga berkunjung melihat Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). KRIS di Notopuro sudah sesuai dengan yang ditetapkan,” kata Prima.

‎

‎RSUD R.T. Notopuro berharap penguatan fasilitas dan kesiapan tenaga kesehatan dapat meningkatkan kualitas penanganan TBC, khususnya kasus TBC Resisten Obat yang membutuhkan pemantauan dan perawatan lebih intensif.

Sebelumnya, ‎Benjamin meninjau fasilitas pelayanan sekaligus kesiapan sumber daya manusia yang menangani pasien TBC. Ia mengapresiasi kesiapan RSUD R.T. Notopuro dalam memberikan pelayanan tersebut.

‎

‎“Saya mengapresiasi terkait layanan TBC Notopuro, baik dari sisi fasilitas maupun dari SDM kesehatannya,” ujar Benjamin.

‎

‎

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....