Cinta dan Ampunan Allah Diraih dengan Taat

  • 19 Sep 2026 22:08 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Cinta dan ampunan Allah SWT dapat diraih dengan meneguhkan keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW, demikian pesan khutbah Jumat di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dengan tema “Menggapai Cinta dan Ampunan Allah” yang disampaikan Dr. H. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy.

Dalam khutbahnya, Dr. H. Muhammad Muslim mengajak jamaah untuk kembali mengevaluasi keimanan dan ketakwaan, terutama di tengah berbagai godaan dan dosa yang dihadapi dalam kehidupan modern. Ia mengingatkan agar manusia tidak hanya mengejar cinta dan pengakuan dari sesama, tetapi menjadikan cinta kepada Allah sebagai tujuan utama kehidupan.

Menurutnya, banyak manusia lebih berupaya mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari orang lain dibandingkan berusaha memperoleh cinta Allah SWT. “Sesungguhnya tujuan hidup kita sebagai umat Islam, khalifah di muka bumi ini tidak lain adalah untuk menyembah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tegasnya.

Khotib kemudian mengingatkan jamaah pada pesan Al-Qur’an dalam Surah Ali Imran ayat 31 tentang kecintaan kepada Allah yang diwujudkan dengan mengikuti Nabi Muhammad SAW. “Jika kalian ini mencintai Allah maka Nabi Muhammad ikutilah segala apa yang telah diperintahkan oleh Nabi Muhammad, ikuti apa yang telah dilakukan dan dicontohkan oleh Muhammad selaku uswatun hasanah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mengikuti Nabi Muhammad SAW bukan hanya menjalankan perintah, tetapi juga menjauhi berbagai larangan yang telah disampaikan. Dengan mengikuti ajaran Rasulullah, menurutnya, seorang muslim berharap memperoleh cinta sekaligus ampunan dari Allah SWT.

Dr. H. Muhammad Muslim juga mengajak jamaah mengevaluasi kualitas ibadah dengan meneladani kesungguhan Rasulullah SAW dalam beribadah. Ia mencontohkan salat malam Rasulullah yang dilakukan dengan penuh kesungguhan, meskipun Allah telah mengampuni dosa-dosa beliau.

Melalui khutbah tersebut, jamaah juga diajak memperhatikan tiga amalan yang dicintai Allah, yakni melaksanakan salat pada waktunya, berbakti kepada kedua orang tua, dan berjihad di jalan Allah. “Mari kembali kita evaluasi diri kita masing-masing setelah adzan, apa yang kita lakukan, langsung kita menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tutur Dr. Muhammad Muslim.

Khusus mengenai berbakti kepada orang tua, ia mengingatkan bahwa perintah berbuat baik kepada kedua orang tua memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Jamaah diajak memeriksa kembali sikap kepada orang tua dan menghindari tindakan yang dapat menyakiti hati mereka.

Khotib juga mengingatkan bahwa ketakwaan kepada Allah SWT menjadi jalan keluar dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah akan selalu diberi jalan keluar pada setiap kesulitan dalam kehidupannya dan akan diberikan rezeki dari sesuatu yang tidak disangka-sangka,” jelasnya.

Mengakhiri khutbah, Dr. H. Muhammad Muslim mengajak jamaah menjadikan ibadah dan ketakwaan sebagai bagian nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya ketika berada di masjid. Dengan menjalankan perintah Allah, mengikuti tuntunan Rasulullah SAW, serta memperbaiki hubungan dengan sesama, umat Islam diharapkan senantiasa memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....