KSP Dudung Minta PGN Jaga Layanan Jargas Sidoarjo

  • 18 Sep 2026 22:10 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman meminta PT Perusahaan Gas Negara (PGN) memastikan keandalan pasokan dan kualitas layanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Hal itu disampaikan seiring mulai beroperasinya jargas yang melayani 7.223 sambungan rumah di Kecamatan Waru dan Candi.

‎Dudung menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peresmian sekaligus pengoperasian jargas di Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat 18 September 2026. Ia menilai pelaksanaan program tersebut dapat berjalan cepat dengan dukungan pemerintah daerah dan kementerian terkait.

‎“Dengan waktu yang singkat, semuanya bisa berjalan lancar dan didukung oleh kementerian terkait, terutama didukung oleh Bupati Sidoarjo,” ujar Dudung.

‎Selain memastikan pasokan dan pelayanan, Dudung mengingatkan masyarakat penerima manfaat bahwa pemasangan jaringan pipa menuju rumah tidak dipungut biaya. Ia meminta warga segera melaporkan apabila menemukan pihak yang memanfaatkan program tersebut untuk meminta pungutan.

‎“Pemasangan jaringan pipa itu gratis dan tanpa biaya. Kalau ada oknum yang memanfaatkan situasi ini, segera dilaporkan,” tegasnya.

‎Program jargas tersebut mencakup 7.223 sambungan rumah yang tersebar di Kecamatan Waru dan Candi. Bagi masyarakat, jaringan gas memberikan alternatif sumber energi rumah tangga sekaligus berpotensi menekan pengeluaran dibandingkan penggunaan tabung LPG.

‎Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, rumah tangga yang sebelumnya menggunakan sekitar tiga tabung LPG per bulan mengeluarkan biaya sekitar Rp60.000-Rp65.000. Setelah menggunakan jargas, pengeluaran tersebut disebut turun menjadi sekitar Rp30.000-Rp35.000 per bulan.

‎“Berarti, dengan menggunakan jargas ini bisa irit hingga 40 persen. Jadi, kami berharap terus dilanjutkan karena program ini untuk kerakyatan, program yang berdampak langsung kepada rakyat,” kata Subandi.

‎Penghematan itu juga dirasakan warga Desa Kalipecabean, Linda. Ia mengatakan, biaya yang sebelumnya dikeluarkan untuk tiga tabung LPG 3 kilogram sekitar Rp70.000 per bulan kini turun menjadi sekitar Rp40.000-Rp45.000 setelah menggunakan jargas.

‎“Sekarang, dengan adanya jaringan gas, irit sampai setengahnya,” ujar Linda.

‎Pemkab Sidoarjo selanjutnya mendorong perluasan jaringan gas ke wilayah lain. Subandi mengatakan pemerintah daerah berencana mengusulkan pembangunan jargas di Krian, termasuk Tropodo, dengan sasaran sekitar 10.500 sambungan rumah.

Subandi berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan jargas di Sidoarjo dapat berlanjut pada 2027. “Mudah-mudahan dengan doa, terutama doa masyarakat Kabupaten Sidoarjo, insya Allah tahun 2027, Sidoarjo mendapatkan program jargas lagi,” kata Subandi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....