Ikatan Perempuan Indonesia Peduli Hadirkan Semangat Pulih Penghuni Balai PMKS
- 18 Sep 2026 13:48 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Ikatan Perempuan Indonesia Peduli (IPIP) menggelar bakti sosial di Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial (PRS) Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), Jawa Timur. Selain menyerahkan bantuan makanan dan bingkisan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya komunitas sosial memberikan perhatian kepada para penghuni balai yang membutuhkan dukungan dan kepedulian.
Ketua Umum IPIP Asrilia Kurniati mengatakan, bakti sosial tersebut dilatarbelakangi kepedulian IPIP terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian, termasuk penghuni Balai PMKS. Ia mengaku terharu melihat kondisi penghuni yang tetap mendapatkan pendampingan makanan dan kesehatan dari pihak balai.
“Kita memang bergerak di ranah sosial, kepada kaum dhuafa dan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kami tidak akan berhenti di sini, insyaallah akan terus memberikan manfaat untuk Balai PMKS Sidoarjo,” kata Asrilia, Jumat 18 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, IPIP menyalurkan 350 paket nasi kotak, 350 bingkisan snack, serta 270 doorprize. Selain itu, terdapat bantuan uang tunai senilai Rp6 juta dari Bambang Haryo Soekartono (BHS).
Asrilia berharap kepedulian terhadap penghuni balai tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga komunitas dan masyarakat. Menurut dia, dukungan sosial dibutuhkan agar para penghuni dapat menjalani proses pemulihan dan memiliki kesempatan kembali ke lingkungan keluarga.
Sementara itu, Kasubag TU Balai PRS PMKS Sidoarjo Jawa Timur Wiwin Sri Wahyu Ningrum mengatakan, tantangan terbesar dalam proses pemulihan justru ketika penghuni harus kembali ke keluarga. Sekitar 40 hingga 50 persen penghuni disebut masih menghadapi persoalan penerimaan keluarga.
“Ada keluarga yang masih trauma karena dulu mereka pernah ngamuk, bahkan ada yang melakukan pembunuhan. Itu menjadi kendala kami untuk mengembalikan mereka kepada keluarga,” ujar Wiwin.
Wiwin mengatakan balai memiliki kapasitas sekitar 400 orang dan saat ini menampung sekitar 380 penghuni. Mayoritas merupakan laki-laki berusia 30 hingga 50 tahun. Balai juga menjalankan pendekatan keluarga dan komunitas agar penghuni secara bertahap dapat kembali diterima di lingkungan sosialnya.
Ketua IPIP Sidoarjo Hj Febrida Astuti menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen IPIP untuk berbagi kasih kepada sesama. Ia berharap para penghuni balai mendapat perhatian dan dukungan yang cukup selama menjalani proses pemulihan.
“Kami berharap semua saudara kita yang ada di sini terpenuhi kasih sayangnya, kembali sehat dan kembali kepada keluarga. Mereka juga manusia yang ingin normal seperti kita semua,” kata Febrida.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....