Sumpah Budaya Warnai Lomba Menulis Aksara Jawa Jatim
- 17 Sep 2026 19:52 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Lomba Menulis Aksara Jawa se-Jawa Timur tidak sekadar menjadi ajang kompetisi bagi pelajar, mahasiswa, dan pegiat budaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan serta menjunjung tinggi nilai budaya daerah, melalui rangkaian Sumpah Budaya dan Sarasehan Budaya.
Kegiatan tersebut akan digelar pada 25 Oktober 2026 di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Agenda ini digelar dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Sastra yang berkaitan erat dengan momentum Hari Sumpah Pemuda 2026.
Ketua Puri Aksara Rajapatni Surabaya, Nanang Purwono, mengatakan Sumpah Budaya menjadi upaya untuk meneruskan semangat persatuan dalam konteks keberagaman masyarakat Indonesia. Menurutnya, semangat tersebut memiliki keterkaitan dengan nilai sejarah yang telah ada sebelumnya, termasuk Sumpah Palapa dan Sumpah Pemuda.
“Sumpah Budaya ini merupakan tekad untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman atau multikulturalisme, sekaligus mengukuhkan identitas nasional tanpa menghilangkan akar kedaerahan,” ujar Nanang. Kamis, 17 September 2026.
Nanang menjelaskan, salah satu akar budaya daerah yang perlu terus dirawat adalah aksara daerah, termasuk Aksara Jawa. Karena itu, Lomba Menulis Aksara Jawa diharapkan tidak hanya melatih kemampuan peserta dalam mengenal dan menulis aksara, tetapi juga menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga warisan budaya.
Pegiat Aksara Jawa Kotaraja Gresik, Ali Topan, menambahkan bahwa pelestarian aksara daerah membutuhkan keterlibatan generasi muda. Lomba dan sarasehan dinilai dapat menjadi ruang pertemuan antara generasi muda, pegiat budaya, serta masyarakat untuk mengenalkan kembali aksara Jawa dalam kehidupan masa kini.
“Aksara Jawa bukan hanya peninggalan masa lalu, tetapi bagian dari identitas dan warisan budaya yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda. Kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk belajar sekaligus membangun kebersamaan,” kata Ali.
Rangkaian kegiatan terdiri atas tiga agenda utama, yakni Sumpah Budaya, Lomba Menulis Aksara Jawa, dan Sarasehan Budaya. Kegiatan terbuka bagi peserta dari seluruh Jawa Timur, khususnya siswa SMA/SMK, mahasiswa, dan pegiat budaya, dengan dukungan yang juga terbuka dari berbagai daerah di Nusantara, mulai dari Surabaya, Yogyakarta hingga Jakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....