Mengabdi tanpa Batas: Dedikasi dan Ketangguhan Relawan Kebencanaan

  • 17 Sep 2026 09:22 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya— Peran relawan dalam penanganan bencana alam di Indonesia tidak sekadar menjadi pendukung teknis, melainkan garis terdepan yang menentukan kecepatan penanganan darurat. Dedikasi tinggi para relawan di lapangan menjadi pilar utama dalam menyalurkan bantuan dan memulihkan kondisi mental para korban bencana secara berkelanjutan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Manajer Distribusi dan Pendayagunaan LAZIS Al Haromain, Cak Fachrizal Zoki Anggoro, saat mengisi program siaran Tanjung Perak Pagi: Cahaya Pagi di Pro 4 RRI Surabaya pada Kamis, 17 September 2026. Dalam sesi interaktif tersebut, ia membagikan berbagai pengalaman dan dinamika pergerakan tim kemanusiaan di area terdampak bencana.

Cak Fachrizal menjelaskan bahwa menjadi seorang relawan kebencanaan membutuhkan komitmen mental dan fisik yang kuat. Menurutnya, niat tulus harus dibarengi dengan kesiapan menghadapi berbagai situasi ekstrem di lapangan yang sering kali tidak terprediksi.

“Menjadi relawan bencana itu bukan soal gagah-gagahan di lokasi gawat darurat. Ini tentang kesiapan menekan ego, siap menghadapi ketidakpastian, dan memberikan respons tercepat untuk mereka yang sedang kehilangan segalanya,” ujar Cak Fachrizal Zoki Anggoro, dalam siaran Pro 4 RRI Surabaya.

Ia menambahkan bahwa LAZIS Al Haromain terus berkomitmen membekali para relawan dengan keterampilan yang terstruktur. Pembekalan tersebut mencakup manajemen mitigasi bencana, teknik evakuasi dasar, asesmen kebutuhan logistik, hingga pendampingan psikososial untuk anak-anak dan lansia di pengungsian.Lebih lanjut, keterlibatan masyarakat luas dalam mendukung pergerakan relawan sangat krusial.

Sinergi antara lembaga zakat, relawan lapangan, dan donatur menjadi rantai kebaikan yang menjaga penyaluran bantuan tetap tepat sasaran serta berkesinambungan hingga masa pemulihan pascabencana. Di akhir paparannya, Cak Fachrizal mengajak generasi muda untuk lebih peduli dan terlibat aktif dalam kegiatan kepedulian sosial.

Kepekaan terhadap sesama yang dipupuk sejak dini akan membentuk ketangguhan bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....