Golkar Surabaya Bidik 10 Kursi, Siapkan Strategi Pemekaran Dapil
- 13 Sep 2026 19:23 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Partai Golkar Kota Surabaya memasang target peningkatan signifikan perolehan kursi pada Pemilu 2029 mendatang. Dari lima kursi yang dimiliki saat ini, Golkar Surabaya membidik sedikitnya 10 kursi di parlemen.
Target tersebut disiapkan melalui penguatan mesin partai hingga tingkat akar rumput. Konsolidasi struktur kecamatan dan kelurahan menjadi salah satu strategi untuk memperluas basis dukungan sekaligus mendekatkan partai dengan masyarakat.
Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Akmarawita Kadir, mengatakan target 10 kursi telah menjadi komitmen partainya sejak jajaran kepengurusan dilantik dan dikukuhkan. Karena itu, seluruh struktur partai didorong bekerja lebih maksimal untuk meningkatkan perolehan suara.
“Insyaallah, Partai Golkar Surabaya menargetkan 10 kursi. Sejak kami dilantik, kemudian dikukuhkan oleh DPD Pusat, kami sudah berkomitmen untuk meningkatkan perolehan kursi menjadi 10 dari lima kursi yang ada sekarang,” kata Akmarawita.
Untuk mencapai target tersebut, Golkar Surabaya tidak hanya mengandalkan kerja politik di tingkat kota. Program partai akan diperkuat melalui Pimpinan Kecamatan (PK) hingga struktur kelurahan agar kerja politik menyentuh langsung masyarakat.
“Strateginya banyak, salah satunya memadatkan program-program kerja yang ada di tingkat PK dan kelurahan. Karena suara itu asalnya memang dari tingkatan yang paling bawah, dari akar rumput, dari kelurahan, RT, bahkan sampai keluarga,” ujarnya.
Golkar Surabaya saat ini memiliki struktur di 31 kecamatan yang akan diperkuat hingga tingkat kelurahan. Pengurus di tingkat bawah dituntut memiliki program yang jelas dan terukur serta mampu memberikan solusi terhadap persoalan masyarakat.
Akmarawita menyebut lebih dari 80 persen program kerja di tingkat kelurahan nantinya diarahkan untuk mendekatkan partai dengan warga. Program tersebut juga akan disinergikan dengan agenda Pemerintah Kota Surabaya, terutama terkait pengentasan kemiskinan dan pembukaan lapangan pekerjaan.
“Di sinilah tugas pembinaan kecamatan dan kelurahan, yaitu membantu memberikan informasi, bahkan bisa membuat pelatihan-pelatihan khusus yang bersinergi dengan program-program Pemerintah Kota Surabaya,” katanya.
Penguatan struktur tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi Golkar untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Slogan “Golkar Surabaya Selalu di Hati Arek Surabaya” diharapkan dapat diterjemahkan melalui kerja nyata di tingkat kota hingga lingkungan warga.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, meminta jajaran Golkar Surabaya menjaga soliditas dan kekompakan untuk mengejar peningkatan perolehan kursi. Menurutnya, konsolidasi organisasi harus diarahkan pada kerja politik yang maksimal.
“Harus solid, harus kompak, harus rukun. Tentu ujungnya adalah menambah kursi,” tegas Ali Mufthi.
Ali mengatakan target jumlah kursi secara teknis menjadi kewenangan Ketua DPD Partai Golkar Surabaya. Namun, ia menegaskan seluruh kader harus berjuang maksimal agar peningkatan kursi juga dapat dicapai secara maksimal.
“Ya, tentu ada kenaikan. Tentu naik, cuma berapanya terserah ketua. Tapi harus berjuang maksimal biar naiknya juga maksimal,” ujarnya.
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus Pimpinan Kecamatan (PK) masa bakti 2026–2031 di Hotel Wyndham Surabaya, Minggu, 13 September 2026. Rakerda mengusung tema "Penguatan Konsolidasi Organisasi, Pengabdian kepada Masyarakat dan Pemenangan Partai Golkar Menuju Pemilu 2029".
Forum tersebut menjadi momentum Golkar Surabaya memperkuat konsolidasi organisasi, mengevaluasi program kerja, serta menyusun agenda lima tahun mendatang. Penguatan mesin partai hingga tingkat akar rumput menjadi salah satu fokus untuk mendukung target pemenangan Pemilu 2029.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....