TNI AL Resmikan Fasilitas Latihan Hadapi Situasi Darurat di Kapal

  • 11 Sep 2026 20:54 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – TNI Angkatan Laut (TNI AL) memiliki fasilitas latihan baru bagi awak kapal untuk mengantisipasi situasi darurat saat bertugas. Hal ini ditandai dengan peresmian Gedung Fire Fighting Training Center di Komando Latihan (Kolat) Koarmada II, Surabaya, Jumat 11 September 2026.

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya TNI Edwin mengatakan, kehadiran sarana tersebut sangat penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat situasi darurat terjadi. Menurutnya, seluruh awak kapal harus mampu mengatasi situasi darurat dengan baik dan efektif.

"Fasilitas ini kita gunakan untuk melatih pengetahuan dan keterampilan para awak KRI, para ABK, untuk menghadapi situasi-situasi kritis di kapal, khususnya kebakaran dan kebocoran. Kita harapkan dengan latihan ini, alam bawah sadar para pengawalnya terbentuk untuk senantiasa siap siaga," ujar Wakasal usai peresmian.

Dijelaskan Edwin, fasilitas baru ini sudah berstandar internasional. Di dalamnya tersapat pula Damage Control Simulator yang lebih modern.

Menurutnya, fasilitas ini dirancang khusus untuk membentuk respons cepat para prajurit Jalasena saat menghadapi ancaman krusial di atas kapal, seperti kebakaran dan kebocoran. Apalagi, akhir-akhir ini cukup banyak kasus kapal yang terbakar.

Edwin menjelaskan, standar penanggulangan kebakaran di atas kapal sangat ketat. Prajurit dituntut untuk mampu memadamkan kobaran api dalam cepat untuk mencegah kerusakan yang lebih fatal.

Melihat tingginya potensi insiden kebakaran kapal di sektor maritim umum dan operator swasta. TNI AL membuka ruang kolaborasi bagi kementerian, lembaga, hingga pemangku kepentingan maritim lainnya untuk dapat memanfaatkan fasilitas pelatihan berstandar internasional ini.

"Kehadiran Bapak Menteri, Dirjen Perhubungan Laut, serta stakeholder dari Pelindo, Pelni, Bakamla, dan kementerian lainnya adalah bentuk kolaborasi. Dengan fasilitas berstandar dan tersertifikasi internasional yang kita miliki ini, bisa kita manfaatkan bersama-sama agar seluruh pengawak kapal memiliki standar keselamatan yang terukur," ujarnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....