DPR-Kemenperin Dorong IKM Las dan AC Sidoarjo Naik Kelas

  • 11 Sep 2026 19:30 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo - Sinergi Komisi VII DPR RI dan Kementerian Perindustrian mendorong 260 pelaku industri kecil dan menengah (IKM) bidang las dan pendingin udara (AC) di Sidoarjo, Jawa Timur, mengembangkan usaha dan menjadi wirausaha baru. Mereka mengikuti pelatihan yang mencakup kewirausahaan, akses pembiayaan hingga pengembangan pemasaran.

‎Direktur IKM Pangan, Furniture, dan Bahan Bangunan Kementerian Perindustrian RI Afrizal Haris mengatakan, pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menumbuhkan wirausaha baru. Peserta dibekali materi yang disusun untuk membantu mereka memulai sekaligus mengembangkan usaha.

‎“Kita sekarang memang fokus untuk penumbuhan wirausaha baru. Karena itu, materi yang diberikan merupakan paket lengkap, mulai dari kewirausahaan, KUR, hingga success story pelaku usaha,” kata Afrizal, Jumat 11 September 2026.

‎Menurut Afrizal, pendampingan tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Pemerintah juga menyiapkan program lanjutan, seperti restrukturisasi mesin bagi pelaku IKM yang membutuhkan peralatan serta fasilitasi sertifikasi bagi usaha yang ingin memperluas pasar.

‎Kepala Disperindag Sidoarjo Eni Rustianingsih mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan program unggulan Pemkab Sidoarjo untuk mendorong 150 UKM naik kelas. Sinergi tersebut diharapkan memperkuat ekosistem pengembangan IKM di Sidoarjo yang dikenal sebagai salah satu daerah industri di Jawa Timur.

‎“Harapannya, yang tidak bisa menjadi bisa, yang membutuhkan dana mendapat akses, kemudian yang belum memahami sistem perizinan juga mendapatkan pendampingan,” ujar Eni.

‎Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk dorongan Komisi VII kepada Kementerian Perindustrian untuk memperkuat pendampingan pelaku usaha, khususnya di daerah pemilihannya, Surabaya-Sidoarjo. Peserta juga mendapat pembekalan mengenai manajemen usaha, akses modal melalui KUR, sertifikasi SNI hingga pemasaran.

BHS mengatakan, perkembangan peserta akan dipantau bersama Disperindag Sidoarjo setelah pelatihan untuk melihat keberlanjutan usaha mereka. “Kami berharap mereka menjadi wirausaha baru yang potensial dan berkualitas. Dengan bertambahnya wirausaha, ekonomi akan tumbuh dan serapan tenaga kerja semakin baik,” kata BHS.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....