DPR RI Soroti Industri Lokal Hadapi Gejolak Ekonomi Global
- 10 Sep 2026 14:12 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Komisi VII DPR RI yang membidangi industri dan UMKM melakukan kunjungan kerja ke salah satu produsen mesin tepat guna di Kota Surabaya. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerap keluhan dan aspirasi pelaku industri di tengah gejolak ekonomi global.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim. Aspirasi yang dihimpun akan dibahas bersama kementerian terkait agar memberikan dampak positif bagi pelaku industri, mulai dari skala menengah, kecil, hingga mikro.
Chusnunia mengatakan produksi mesin di perusahaan tersebut masih berjalan, namun serapan pasar di tengah masyarakat mengalami penurunan. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena industri mesin memiliki efek domino terhadap produktivitas UMKM.
“Produksi semua berjalan, cuma memang serapan di masyarakat mengalami penurunan. Ini industri yang punya efek domino lumayan besar terhadap produktivitas, di mana mesin-mesinnya itu untuk produksi UMKM,” katanya, Kamis 10 September 2026.
Sementara itu, anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengapresiasi produsen mesin tersebut yang mampu bertahan sejak era 1990-an. Ia mendorong promosi produk secara masif agar mesin buatan dalam negeri semakin mampu bersaing dengan produk luar negeri.
“Permasalahan yang utama daripada industri ini tentu permasalahan marketing, pemasaran. Mereka mengharapkan adanya dukungan daripada pemerintah ataupun DPR RI Komisi 7 untuk mendukung pemasaran itu sendiri,” ujar Bambang.
Selain pemasaran, Komisi VII DPR RI juga mendorong penerapan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap produk mesin buatan dalam negeri. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.
Komisi VII berharap penguatan promosi, dukungan pemerintah, dan penerapan standar produk dapat membantu industri mesin nasional bertahan dan berkembang. Upaya tersebut sekaligus diharapkan memperkuat produktivitas UMKM yang menggunakan mesin produksi buatan dalam negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....