Ratusan Santri Dirawat usai Santap Menu Makanan, Pemkab Pastikan Kondisi Membaik

  • 02 Sep 2026 08:00 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo - Sekitar 300 santri Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mendapat perawatan setelah mengalami gangguan saluran cerna. Para santri tersebar di sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan tidak ada korban meninggal dunia dan kondisi para santri berangsur membaik.

‎Bupati Sidoarjo Subandi langsung mengecek kondisi para santri pada Selasa malam, 1 September 2026. Bersama Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, mendatangi pesantren sebelum meninjau sejumlah rumah sakit, termasuk RS Delta Siti Hajar, RS Delta Surya, dan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, temapat para santri mendapatkan perawatan.

‎Subandi mengatakan seluruh santri yang mendapat perawatan telah ditangani tenaga medis. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memastikan pelayanan berjalan maksimal hingga para santri dinyatakan pulih.

‎“Tidak ada yang meninggal. Semua pasien sudah tertangani dengan baik. Kalau nanti ada berita yang menyebut ada yang meninggal, itu tidak benar. Kami sudah memastikan dan mengecek langsung kondisi para santri di rumah sakit,” kata Subandi saat berada di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.

‎Dugaan awal kejadian mengarah pada ketidaksesuaian menu makanan yang dikonsumsi para santri. Namun, pemerintah daerah belum menyimpulkan makanan tersebut sebagai penyebab. Pemeriksaan akan dilakukan untuk memastikan kelayakan makanan, mulai dari proses pengolahan hingga penyajian, termasuk perizinan penyedia makanan.

‎Pemkab Sidoarjo akan memanggil Dinas Kesehatan serta Dinas Perizinan dan Penanaman Modal untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. Pemeriksaan juga akan memastikan apakah makanan yang dikonsumsi para santri berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎“Besok kami panggil Dinas Kesehatan dan Dinas Perizinan. Jika nanti hasil pemeriksaan memastikan kejadian ini disebabkan oleh makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), tentu akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Subandi.

‎Subandi mengimbau para wali santri tetap tenang. Pemkab Sidoarjo bersama rumah sakit dan instansi terkait terus memantau kondisi para santri dan memastikan penanganan medis diberikan sampai seluruh pasien dinyatakan pulih.

‎“Kami mengimbau para wali santri semuanya, tidak usah ada kekhawatiran. Kami sebagai pimpinan daerah sudah memaksimalkan penanganan. Insya Allah semua santri akan sembuh,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....