Doa Bersama dan Aksi Tabur Bunga Warnai Aksi Simpatik Mahasiswa di Surabaya
- 31 Agt 2026 21:01 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah Jawa Timur menggelar aksi simpatik dan simbolik di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin 31 Agustus 2026. Aksi ini digelar sebagai bentuk refleksi sekaligus penyampaian aspirasi terkait beberapa situasi yang terjadi di beberapa wilayah.
Meski tampak menutup Jalan Gubernur Suryo namun aksi yang dilakukan berjalan begitu tertib dan lancar. Tampak, para mahasiswa juga dapat menyampaikan aspirasi dan beberapa rangkaian kegiatan dengan nyaman.
Dalam aksi tersebut, gabungan BEM dari beberapa kampus hadir menyuarakan beberapa hal. Antara lain terkait dengan penanganan bencana di NTT, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah, hingga menyampaikan duka atas meninggalnya warga bernama Bambang Setiawan dalam kerusuhan di Pejompongan beberapa waktu lalu.
Presiden BEM Universitas Airlangga (Unair), Rizki Senja menyampaikan, aksi ini difokuskan pada evaluasi atas respons pemerintah pusat dalam menangani berbagai kondisi. "Aksi hari ini adalah aksi simbolik untuk merefleksikan kondisi hari ini, bahwa negara belum benar-benar cakap dalam merespons bencana. Di saat anggaran besar dapat digelontorkan untuk program lain, penanganan bencana di daerah-daerah terpencil justru terkesan lambat," ujar Senja di lokasi aksi.
Ia mengatakan, meski pemerintah sudah turun namun penanganan bencana dapat dilakukan lebih masif dan serius. Sebab, ia mengaku hasil temuan tim yang turun ke NTT misalnya maskh ditemukan beberapa wilayah yang belum tersentuh bantuan karena terkendala akses.
Dalam aksi yang berlangsung damai ini, para mahasiswa menyajikan penampilan teatrikal. Selain itu, massa juga menggelar prosesi tabur bunga dan doa bersama sebagai bentuk duka cita mendalam bagi para korban bencana di seluruh pelosok negeri.
"Kami juga membuka mimbar bebas, tidak hanya untuk kalangan mahasiswa tetapi juga bagi masyarakat umum yang ingin menyampaikan orasinya. Kegiatan ditutup dengan tabur bunga, doa bersama, dan pembacaan pernyataan sikap," ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....