Pakar ITS: Elektrifikasi Transportasi Surabaya Perlu Terintegrasi

  • 30 Agt 2026 15:00 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya — Elektrifikasi transportasi di Surabaya dinilai perlu dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi. Pakar Transportasi ITS, Dr. Ir. Machsus, ST., MT. mengatakan elektrifikasi tidak boleh dimaknai sebatas penggunaan kendaraan listrik.

Langkah tersebut penting untuk memastikan pengurangan emisi tidak hanya terjadi pada rute atau moda transportasi tertentu. Menurutnya, elektrifikasi harus diterapkan sebagai bagian dari pembenahan sistem transportasi secara keseluruhan.

“Elektrifikasi itu tidak harus diartikan hanya kendaraannya saja atau satu jenis armada saja,” ujar Machsus, Sabtu, 29 Agustus 2026. Ia menilai sistem transportasi perlu mengintegrasikan berbagai moda yang beroperasi di Surabaya.

Integrasi tersebut mencakup bus, angkutan kota, maupun moda transportasi lainnya yang melayani masyarakat. Machsus mencontohkan kondisi ketika bus di Surabaya sudah menggunakan kendaraan listrik, tetapi angkutan wira-wiri masih konvensional.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat upaya pengurangan emisi belum memberikan hasil maksimal. “Kalau di Surabaya misalnya busnya sudah elektrifikasi, tetapi kalau wira-wirinya tetap tidak, sama saja kurang optimal,” katanya.

Ia menjelaskan, penggunaan kendaraan listrik secara parsial hanya memberikan dampak pada rute-rute tertentu. Sementara itu, kendaraan konvensional yang masih beroperasi tetap menghasilkan emisi dan berkontribusi terhadap pencemaran udara.

Karena itu, kebijakan elektrifikasi perlu dirancang dengan pendekatan sistem, bukan hanya berdasarkan jenis armada. Machsus menekankan pentingnya integrasi antarmoda agar seluruh layanan transportasi bergerak menuju sistem rendah emisi.

“Semestinya jangan parsial, tetapi terintegrasi antarmoda sekaligus bergabung dengan sistem elektrifikasi,” ujarnya. Menurutnya, integrasi bus dan angkutan kota berbasis listrik dapat memperluas cakupan pengurangan emisi.

Selain mengurangi emisi, integrasi antarmoda juga dapat menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien bagi masyarakat. Pengembangan transportasi listrik juga perlu mempertimbangkan keterhubungan antar-rute dan kemudahan perpindahan penumpang.

Dengan demikian, masyarakat memiliki pilihan transportasi umum yang terhubung tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi. Machsus menilai pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan transportasi perkotaan yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....