Lloyd’s Register Apresiasi Kapabilitas PT PAL Indonesia
- 28 Agt 2026 22:28 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Lloyd’s Register (LR) mengapresiasi kapabilitas PT PAL Indonesia membangun kapal berteknologi dan berkompleksitas tinggi. Apresiasi tersebut disampaikan saat Lloyd’s Register mengunjungi PT PAL Indonesia dan meninjau fasilitas pembangunan kapal.
Vice President Naval & Government Business LR, David Lloyd, menilai kualitas PT PAL Indonesia sangat baik. Menurutnya, kualitas PT PAL Indonesia mampu bersaing dengan sejumlah galangan kapal di negara lain, termasuk Inggris dan Polandia.
“PT PAL is one of the best quality,” ujar David Lloyd, Jumat, 28 Agustus 2026. David menyebut Lloyd’s Register telah mendampingi perjalanan PT PAL Indonesia selama lebih dari 20 tahun.
Kolaborasi tersebut mencakup pembangunan kapal untuk TNI Angkatan Laut dan pelanggan internasional. Ia mencontohkan pembangunan Frigate Merah Putih dan Landing Dock sebagai bagian kerja sama tersebut.
“We’re very, very honored and actually proud to be able to serve PT PAL,” katanya. David menambahkan, Lloyd’s Register ingin melanjutkan kolaborasi dengan PT PAL Indonesia dalam berbagai proyek mendatang.
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menekankan pentingnya kemitraan global bagi industri maritim nasional. Menurutnya, kerja sama internasional harus memberikan nilai tambah bagi perkembangan industri maritim Indonesia.
“Transfer of Technology tidak hanya kepada PT PAL, tetapi juga memberikan manfaat bagi ekosistem nasional,” ujar Kaharuddin. Ia berharap kolaborasi dan pertukaran pengetahuan dengan mitra global terus berkembang dan memperkuat industri maritim Indonesia.
Ke depan, kerja sama PT PAL Indonesia dan Lloyd’s Register diarahkan pada pengembangan autonomous ships dan automation. Kolaborasi tersebut juga mencakup inovasi serta adopsi artificial intelligence (AI) dalam industri maritim.
Dalam pengembangan autonomous vessel, keselamatan dan sertifikasi menjadi bagian integral dari proses pengembangan teknologi. Aspek tersebut mencakup system decomposition, technology readiness, risk assessment, dan software conformity assessment.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....