Gus Yusuf Ajak Muktamirin NU Bantu Korban Gempa NTT

  • 28 Agt 2026 18:02 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Jombang - Calon Ketua Umum PBNU, KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, mengajak peserta Muktamar ke-35 NU di Jombang ikut membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ajakan itu disampaikan Gus Yusuf di sela-sela pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, Jumat 28 Agustus 2026. Sebagai bentuk kepedulian, Gus Yusuf juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 100 juta untuk korban gempa di NTT.

Bantuan tersebut secara simbolis diterima sejumlah perwakilan PCNU dari NTT, di antaranya PCNU Alor, Malaka, Flores Timur, dan Belu. Penyerahan bantuan disaksikan ratusan perwakilan PCNU yang hadir dalam kegiatan silaturahmi bersama Gus Yusuf.

Gus Yusuf mengatakan, NU harus menunjukkan kepedulian terhadap berbagai persoalan bangsa yang sedang terjadi. Menurutnya, kepedulian tersebut tidak cukup hanya diwujudkan melalui pernyataan, tetapi juga harus diwujudkan dalam aksi nyata.

"NU harus menunjukkan kepedulian pada masalah bangsa yang sedang terjadi, dan berupaya memberikan solusi," kata Gus Yusuf.

Dia berharap semangat kepedulian terhadap masyarakat juga menjadi bagian dari hasil Muktamar ke-35 NU. Menurutnya, berbagai keputusan yang dihasilkan dalam muktamar harus kembali pada jati diri NU sebagai organisasi yang memberikan kontribusi bagi penyelesaian persoalan bangsa.

Gus Yusuf juga mengingatkan peserta muktamar agar momentum perhelatan tertinggi NU tersebut tidak hanya disibukkan dengan persoalan kontestasi pemilihan Ketua Umum PBNU.

"Energi muktamar jangan hanya habis untuk menentukan siapa calon ketua umum PBNU saja," ujarnya.

Menurut Gus Yusuf, peserta muktamar juga perlu memikirkan berbagai tantangan yang tengah dihadapi masyarakat dan bangsa Indonesia. Ia menegaskan NU harus hadir memberikan solusi, termasuk ketika masyarakat di daerah mengalami musibah seperti gempa bumi di NTT."Karena NU adalah solusi bangsa," tegasnya.

Gus Yusuf berharap bantuan untuk korban gempa NTT tidak berhenti pada bantuan yang diberikan dirinya. Ia mengajak para muktamirin turut menunjukkan solidaritas dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang terdampak bencana.

Dengan demikian, menurutnya, Muktamar ke-35 NU tidak hanya menjadi forum untuk menentukan kepemimpinan organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat peran NU dalam menjawab persoalan kemanusiaan dan kebangsaan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....