RSLK Dampek Hadirkan Layanan Trauma Komprehensif Pascagempa Flores
- 27 Agt 2026 22:22 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Pascagempa tektonik magnitudo 7,7 di Flores, layanan trauma komprehensif masih menghadapi kendala besar. Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA) bersama berbagai lembaga menghadirkan Rumah Sakit Lapangan Kolaboratif Dampek (RSLK Dampek).
Layanan tersebut berada di pos pengungsian SMP 1 dan SMK. Rumah sakit lapangan ini dibangun melalui kolaborasi berbagai lembaga kesehatan. Kolaborasi melibatkan dokter spesialis, dokter umum, apoteker, perawat, radiografer, dan tenaga pendukung lainnya.
Kehadiran berbagai disiplin memungkinkan pelayanan kesehatan diberikan secara lebih komprehensif. Layanan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak gempa.
RSLK Dampek melayani pasien dari sejumlah posko kesehatan wilayah kerja puskesmas setempat. Wilayah tersebut mencakup Dampek, Pota, Weleng, Benteng Jawa, dan sekitarnya.
Keberadaan RSLK memperpendek waktu tempuh pasien menuju layanan kesehatan spesialistik. Biaya yang ditanggung pasien dan keluarga juga diharapkan lebih ekonomis.
RSLK menghadirkan pelayanan spesialistik bedah dan kebidanan di posko SMP 1. Pelayanan spesialistik medik ditempatkan di SMK. Pelayanan medik mencakup dokter spesialis penyakit dalam, anak, serta konsultasi psikologi. Sementara itu, layanan bedah melibatkan sejumlah dokter spesialis.
Layanan tersebut mencakup bedah umum, ortopedi, anestesi, kebidanan dan kandungan, serta bedah anak. Pasien yang membutuhkan operasi akan dikirim ke RSKKA UNAIR.
RSKKA saat ini berlabuh di Teluk Nangalirang untuk mendukung tindakan pembedahan. Hingga 24 Agustus 2026, telah dilakukan empat tindakan operasi.
Operasi tersebut antara lain berupa debridemen dan amputasi. Layanan operasi menjadi bagian penting dalam penanganan korban terdampak gempa.
Ny. Osifina Zeliman, 38 tahun, warga Dampek, menjalani operasi debridemen dengan pembiusan regional. Ia sebelumnya direncanakan dirujuk ke RSUD Borong, tetapi khawatir perjalanan panjang.
Ia juga mempertimbangkan risiko longsor akibat gempa susulan yang masih terjadi. “Saya sangat terharu dan bersyukur dengan adanya RSLK Dampek ini,” kata Osifina, Kamis, 27 Agustus 2026.
Pagi ini, kamar operasi RSKKA dijadwalkan menangani operasi section caesarean atau SC. Operasi dilakukan terhadap ibu dengan kehamilan lewat bulan dan cairan ketuban sedikit.
Operasi tersebut dipimpin Dr. Novianti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram. Tindakan ini menjadi bagian dari layanan kebidanan RSLK Dampek.
Bagi masyarakat Dampek, Pota, Weleng, Benteng Jawa, dan wilayah pantai utara lainnya, RSLK memiliki arti penting. Kehadiran RSLK bukan sekadar menghadirkan fasilitas kesehatan.
Di tengah pemulihan pascagempa, layanan kesehatan yang dekat dan cepat sangat dibutuhkan. Kolaborasi berbagai pihak membantu memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan sebaik-baiknya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....