Hadiri Muktamar ke-35 NU, Zulhas Sempatkan Ziarah Makam KH Wahab Hasbullah
- 27 Agt 2026 19:57 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Jombang – Usai menghadiri kegiatan Halaqoh Kebangsaan Ekonomi Bisnis Pesantren 2026 di Aula Universitas Darul Ulum Jombang, Kamis, 27 Agustus 2026, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meneruskan agenda kerjanya selama di Jombang dengan melakukan kegiatan berziarah ke makam Pahlawan Nasional dan pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Abdul Wahab Chasbullah (Mbah Wahab), di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
Ziarah ini kata Zulhas, dilakukan di tengah rangkaian kunjungan kerjanya menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Kedatangan Zulkifli Hasan berlangsung sekitar dua jam sebelum pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan pukul 15.00 WIB.
"Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendoakan almarhum serta mengenang jasa-jasa besar Mbah Wahab sebagai salah satu pendiri NU," ucapnya.
Kedatangan Zulhas dan ziarah ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah menjadi salah satu rangkaian peristiwa menjelang dimulainya Muktamar ke-35 NU. Setibanya di kawasan Tambakberas, Zulhas langsung menuju makam Pahlawan Nasional KH Abdul Wahab Chasbullah untuk berziarah dan memanjatkan doa.
Mengutip Dinas Komunikasi dan Informatika Propinsi Jawa Timur, sosok KH Wahab Hasbullah adalah ulama besar, pejuang kemerdekaan, dan salah satu pendiri utama Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia. Mbah Wahab, sapaan warga NU kepada KH Wahab Hasbullah, lahir di Jombang, Jawa Timur, dari pasangan K.H. Hasbullah Said dan Nyai Latifah.
Mbah Wahab berasal dari lingkungan keluarga pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum di Tambakberas, Jombang. Belajar di berbagai pesantren ternama selama 20 tahun, termasuk Pesantren Tebuireng di bawah bimbingan K.H. Hasyim Asy'ari, serta sempat menimba ilmu di Mekah.
Bersama K.H. Hasyim Asy'ari dan ulama lainnya, Mbah Wahab memprakarsai berdirinya Nahdlatul Ulama pada tahun 1926. Mengarang lirik lagu patriotik "Ya Lal Wathon" (Cinta Tanah Air) pada tahun 1934 untuk membakar semangat nasionalisme santri dan masyarakat.
Atas jasa besarnya bagi bangsa dan negara ini, pemerintah menetapkan KH Wahab Hasbullah atau Mbah Wahab sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada 7 November 2014.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....