Pemkot Surabaya Gandeng WSU, Programkan Mahasiswa Australia Dampingi Warga
- 23 Agt 2026 09:16 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Pemkot Surabaya menggandeng Western Sydney University melalui kerja sama Tridarma Perguruan Tinggi.
- Mahasiswa Australia akan turun langsung mendampingi warga, termasuk UMKM, transportasi, dan program masyarakat di Kecamatan Pakal
- Kolaborasi mencakup riset, pendidikan inklusif, UMKM, dan transportasi melalui pengembangan Surabaya Intelligent Transport System
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya memperkuat kerja sama internasional dengan Western Sydney University atau WSU, Australia. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, kolaborasi tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. WSU akan terlibat dalam pendampingan UMKM, kesehatan, transportasi, hingga pengembangan tata kelola perkotaan.
“Western Sydney ini menjadi contoh bagaimana kampus bisa menjadi bagian untuk memajukan ekonomi,” kata Eri.
Menurut Eri, WSU menjadi kampus luar negeri pertama yang beroperasi di Surabaya dan turun langsung mendampingi masyarakat. Kehadiran kampus tersebut dinilai menjadi kebanggaan sekaligus memperkuat hubungan Surabaya dengan Australia.
Sejumlah bidang menjadi fokus kerja sama, termasuk riset dan inovasi serta pengembangan Surabaya Intelligent Transport System. Kolaborasi juga mencakup pendidikan inklusif, pendampingan UMKM, dan penguatan tata kelola perkotaan.
Di bidang transportasi, kerja sama dinilai strategis karena Sydney merupakan kota asal pengembangan sistem SCATS. Sistem tersebut merupakan manajemen lalu lintas adaptif yang telah diterapkan di berbagai kota dunia.
Pemkot Surabaya juga membuka peluang pengembangan pendidikan nonformal melalui kursus singkat bersama WSU. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat Surabaya.
Implementasi kerja sama juga akan menyasar Kecamatan Pakal. WSU Indonesia akan mendampingi wilayah tersebut sebagai bagian dari pemetaan kampus pendamping Kampung Pancasila.
WSU Indonesia juga menjadi pendamping Sentra Wisata Kuliner Babat Jerawat. Pendampingan tersebut dilakukan melalui pemetaan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Surabaya.
Eri mengatakan, mahasiswa WSU dalam waktu dekat akan mengikuti kegiatan Pemkot Surabaya selama beberapa hari. Mereka akan mendampingi masyarakat dalam program UMKM, lalu lintas, dan kegiatan lainnya.
Sementara itu, Provost Western Sydney University Debora Sweeney menyambut baik penguatan kemitraan dengan Pemkot Surabaya. Ia menyebut Surabaya telah menjadi rumah bagi WSU di Indonesia sejak kampus tersebut hadir.
“Kami sangat beruntung dapat menandatangani MoU dengan Wali Kota dan Pemerintah Kota Surabaya. Surabaya adalah rumah kami di Indonesia,” kata Debora.
Debora mengatakan, WSU ingin membangun kemitraan jangka panjang yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu fokusnya adalah membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas dan mengembangkan usahanya.
Ia menambahkan, penandatanganan MoU menjadi awal implementasi berbagai program kolaborasi. WSU dan Pemkot Surabaya akan menyusun program konkret yang diharapkan segera dirasakan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....