Festival Pesisir Mandangin Dekatkan Layanan Administrasi Warga
- 14 Agt 2026 19:17 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Layanan adminduk hadir di Pulau Mandangin melalui Festival Pesisir #5, sehingga warga tidak perlu menyeberang ke daratan untuk mengurus dokumen.
- Antusiasme warga tinggi, terutama untuk perekaman KTP, pembuatan KK, dan akta kelahiran. Sekitar 80 persen layanan diprioritaskan untuk perekaman KTP.
- Festival Pesisir juga mendorong pemberdayaan dan wisata Mandangin, dengan sekitar 400 nelayan terlibat serta dukungan CSR perusahaan migas bagi kebutuhan masyarakat.
RRI.CO.ID, Sampang - Festival Pesisir #5 di Pulau Mandangin, Sampang, turut menghadirkan layanan administrasi kependudukan bagi warga. Layanan ini memudahkan masyarakat mengurus dokumen tanpa harus menyeberang ke daratan.
Plt Sekretaris Disdukcapil Sampang Rahmawati AG mengatakan layanan mencakup pembuatan KK baru, akta kelahiran, dan perekaman KTP.
Prioritas layanan diberikan untuk perekaman KTP yang mencapai sekitar 80 persen dari antusiasme warga.
Rahmawati mengatakan perekaman KTP membutuhkan waktu sebelum data kependudukan dapat ditampilkan. Menurutnya, perangkat perekaman akan kembali digunakan untuk melayani masyarakat pada tahap berikutnya.
Pelayanan administrasi kependudukan juga menyasar warga yang sakit dan tidak mampu datang langsung.
Disdukcapil mendatangi warga berdasarkan rekomendasi keluarga atau pengajuan dari masyarakat. Selain dokumen fisik, Disdukcapil juga mengenalkan Identitas Kependudukan Digital atau IKD kepada masyarakat.
"IKD memungkinkan warga mengakses identitas kependudukan melalui telepon seluler ketika tidak membawa KTP." ujarnya.
Pj Kepala Desa Mandangin Choirul Anam menyambut baik pelaksanaan Festival Pesisir #5 tersebut. Menurut Chairul kegiatan ini berpotensi mendorong perkembangan sektor wisata sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Festival pesisir ini, kami khususnya desa, sangat berterima kasih,” kata Choirul Anam.
“Karena dengan adanya festival pesisir ini, kemungkinan nanti di sektor wisatanya bisa meningkat lagi.”

Festival Pesisir #5 menjadi pelaksanaan terbesar dibanding kegiatan serupa sebelumnya di Mandangin.
Kegiatan tersebut juga melibatkan sekitar 400 nelayan yang akan tampil dalam pagelaran seni.
Choirul menyebut sekitar 90 persen warga Mandangin menggantungkan mata pencaharian pada sektor kelautan. Sebagian nelayan bahkan bekerja hingga luar kota maupun luar negeri.
Warga Dusun Barat, Khoiril Umam, mengaku terbantu dengan layanan administrasi kependudukan di Pulau Mandangin. “Biasanya masyarakat Mandangin kalau mau buat KTP harus menyeberang laut,” ujarnya.
Khoiril mengurus pecah KK setelah menikah sekaligus mengganti KTP sesuai status perkawinannya. Ia menilai pelayanan administrasi tersebut menghemat waktu, biaya transportasi, dan kebutuhan menginap.
Menurut Khoiril, warga Mandangin masih menghadapi keterbatasan akses air bersih. Masyarakat mengandalkan penampungan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air minum hingga musim hujan berikutnya.
“Air kita juga, air bersih, kita harus menampung air hujan,” kata Khoiril. Ia berharap dukungan perusahaan dapat membantu menyediakan layanan publik, termasuk administrasi pernikahan dan air bersih.
Festival Pesisir merupakan program tahunan SKK Migas dan HCML bersama pemerintah daerah tuan rumah. Kegiatan ini menjadi bagian Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat untuk memperkuat kemandirian masyarakat pesisir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....