Prasiaga Pramuka Didorong Bentuk Karakter Anak sejak Dini

  • 09 Agt 2026 12:20 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Sidoarjo – Pendidikan anak tidak cukup hanya mengejar kemampuan akademik. Pembentukan karakter melalui kebiasaan sederhana sejak usia dini dinilai menjadi bekal penting agar anak tumbuh mandiri, disiplin, percaya diri dan peduli terhadap sesama.

‎Pesan itu disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi saat menghadiri Pesta Pramuka Prasiaga di Alun-Alun Sidoarjo. Menurut dia, kegiatan Prasiaga dapat menjadi sarana mengenalkan nilai-nilai positif kepada anak melalui aktivitas yang menyenangkan dan dekat dengan dunia mereka.

‎“Anak-anak belajar banyak hal tidak hanya dari teori, tetapi juga dari apa yang mereka lakukan dan alami,” kata Sriatun dalam keterangan yang diterima, Minggu 9 Agustus 2026.

‎Menurut Sriatun, kegiatan bermain, bergerak, berkarya, bekerja sama, hingga berinteraksi dengan lingkungan dapat membantu anak membangun karakter. Nilai seperti kemandirian, kedisiplinan, keberanian, gotong royong, dan kepedulian kepada orang lain dapat ditanamkan melalui pengalaman sehari-hari.

‎“Kita tentu ingin anak-anak cerdas secara akademik. Tetapi, kecerdasan itu harus diikuti pula oleh karakter yang baik. Anak perlu memiliki rasa percaya diri, mampu bekerja sama, mandiri, menghargai orang lain, peduli kepada sesama dan memiliki akhlak yang mulia,” ujarnya.

‎Sriatun mengatakan pembentukan karakter tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan perlu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

‎“Kita perlu bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak untuk tumbuh dan berkembang,” kata Sriatun, yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo.

‎Ia mencontohkan pembiasaan sederhana yang dapat dilakukan orang tua di rumah, seperti mengajarkan anak bertanggung jawab terhadap barang miliknya, disiplin mengikuti aturan, menghargai teman, berani menyampaikan pendapat, serta memiliki empati dan kemauan membantu orang lain.

‎Sriatun menekankan peran keluarga tetap penting agar nilai-nilai yang diperoleh anak di lingkungan pendidikan dapat diterapkan secara konsisten di rumah. Keteladanan orang tua dinilai menjadi salah satu kunci dalam membentuk karakter anak sejak dini. ‎“Orang tua memiliki peran besar untuk terus mendukung dan memberikan contoh,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....