Kemenhub Lakukan Evaluasi Pasca Kebakaran KM Mutiara Sentosa II
- 06 Agt 2026 11:50 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Kementerian Perhubungan akan melakukan evaluasi menyeluruh atas insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa II untuk membenahi tata kelola pelayaran ke depan.
- Kapal KM Mutiara Sentosa II telah lolos ramp check pada Juni 2026 dan dinyatakan laik melaut dengan 6 sekoci, namun saat kebakaran hanya 1 sekoci yang berhasil turun karena faktor api.
- Operasi SAR berhasil mengevakuasi 238 penumpang dengan 233 korban selamat dan 5 korban meninggal, operasi darurat telah ditutup dan dialih ke patroli SAR pemantauan.
RRI.CO.ID, Surabaya - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia memastikan akan melakukan evaluasi terkait insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Minggu 2 Agustus 2026 lalu. Evaluasi ini dilakukan untuk membenahi tata kelola pelayaran ke depan.
Dari informasi yang disampaikan korban sebelumnya, bahwa pada saat kejadian tersebut tidak ada sekoci atau perahu penyelamat. Namun, kabar tersebut dipastikan tidak benar karena kapal sudah melalui proses ramp check.
"Ada enam sekoci cuma bisa turun satu karena kebakaran," kata Wamenhub RI, Suntana.
Sementara itu, Muhammad Masyhud selaku Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub menyebut kapal tersebut dinyatakan laik melaut setelah proses ramp check. Dalam proses ramp check tidak hanya kapalnya, awak kapalpun melalui proses pemeriksaan berkalan.
"Mengenai kapalnya seluruh kondisi maupun peralatan ada semua. Untuk kapal sudah ramp check bulan Juni ini, belum terlalu lama dan hasil penilaian laik laut. Kedua, crewnya sudah memenuhi persyaratan sehingga dinyatakan dapat diberikan kelaiklautan bagi kapal melayani," kata Masyhud.
Oleh karena itu, pihaknya kini akan melakukan evaluasi secara menyeluruh dari kejadian ini. Sembari, pihaknya juga masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait penyebab insiden tersebut.
Operasi SAR darurat sendiri resmi ditutup dan saat ini dilakukan patroli SAR untuk memantau situasi terbaru. Dari upaya yang berlangsung, seluruh penumpang dalam manifes berjumlah 238 orang berhasil dievakuasi terdiri dari 233 korban selamat dan 5 korban meninggal dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....