Pemkab Sidoarjo dan Muhammadiyah Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
- 05 Agt 2026 05:41 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Pemkab Sidoarjo dan PDM Muhammadiyah melakukan dialog strategis untuk menyelaraskan program kerja dan meningkatkan layanan publik melalui sinergi yang lebih kuat.
- Bupati Subandi menegaskan komitmen pemerintah daerah mendukung transparansi dalam proses perizinan, pengelolaan aset wakaf, dan hibah kepada masyarakat.
- Kedua belah pihak membahas isu strategis meliputi penyederhanaan layanan digital, percepatan legalisasi wakaf lintas instansi, penguatan Universal Health Coverage, dan sistem perizinan berbasis teknologi yang transparan.
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperkuat sinergi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo melalui agenda silaturahmi dan dialog. Pertemuan tersebut menjadi momentum menyelaraskan program kerja pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan guna memperluas manfaat bagi masyarakat.
Bupati Sidoarjo Subandi hadir bersama jajaran organisasi perangkat daerah, di antaranya Bappeda, Badan Keuangan Daerah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Inspektorat, serta pemangku kepentingan terkait. Dalam pertemuan itu, Pemkab menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program keumatan melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Bupati Subandi mengatakan, pemerintah daerah akan berada pada posisi mendukung dan mempermudah berbagai kebutuhan masyarakat melalui organisasi keagamaan. "Pemerintah daerah berada pada posisi mendukung dan mempermudah. Kita ingin seluruh proses perizinan, pengelolaan aset wakaf, hingga hibah berjalan terang benderang dan berdampak nyata bagi warga," ujar Subandi, Selasa 4 Agustus 2026.
Ketua PDM Sidoarjo A. Dzo'ul Milal menyambut baik langkah tersebut. Menurutnya, komunikasi yang intensif antara pemerintah daerah dan Muhammadiyah menjadi modal penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan publik secara bersama-sama.
"Prinsipnya sederhana. Persatuan merupakan fondasi paling dasar dari setiap capaian positif. Apabila koordinasi antara Pemkab Sidoarjo dan Muhammadiyah berjalan cair, berbagai persoalan publik akan lebih mudah kita selesaikan bersama," kata Dzo'ul Milal.
Dalam dialog itu, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis. Di antaranya penyelarasan mekanisme hibah yang akuntabel, penyederhanaan layanan perizinan pendidikan dan rumah ibadah berbasis digital, percepatan legalisasi aset wakaf melalui kerja sama lintas instansi, penguatan layanan kesehatan dan Universal Health Coverage (UHC), hingga pengembangan sistem perizinan digital yang memungkinkan proses administrasi dipantau secara transparan.
Melalui pertemuan tersebut, Pemkab Sidoarjo berharap kolaborasi dengan Muhammadiyah tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga mempercepat pelayanan publik dan menghadirkan program-program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....