KNKT Kejar Bukti Fisik Ungkap Kebakaran Mutiara Sentosa 2

  • 04 Agt 2026 20:10 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • KNKT memulai penyelidikan resmi untuk mengungkap penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 yang terjadi di perairan Sumenep, Madura.
  • Tahapan awal investigasi difokuskan pada pencarian lokasi bangkai kapal sebagai bukti fisik penting.
  • Kondisi fisik kapal diperlukan oleh KNKT untuk menentukan penyebab pasti terjadinya insiden kebakaran tersebut.

RRI.CO.ID, Surabaya - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 yang terjadi di perairan Sumenep, Madura.

Tahapan awal investigasi difokuskan pada pencarian lokasi bangkai kapal. KNKT membutuhkan kondisi fisik kapal sebagai bukti penting untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya insiden tersebut.

Investigator Keselamatan Pelayaran KNKT, Aleik Nurwahyudy, mengatakan pemeriksaan terhadap kapal menjadi bagian penting dalam proses pengumpulan data investigasi.

“Idealnya memang kita harus menemukan bukti atau evidence yang akan mendukung analisis kita, terutama kondisi kapalnya,” ujar Aleik di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa 4 Agustus 2026.

Menurut Aleik, tantangan terbesar saat ini adalah memastikan keberadaan kapal yang diduga telah tenggelam. Jika bangkai kapal ditemukan di dasar laut, KNKT akan melakukan pemeriksaan bawah air.

“Pertama, kita harus memastikan di mana dulu posisi kapalnya, kemudian bagaimana kita melakukan pemeriksaan bawah airnya kalau kapalnya memang ketemu di bawah air,” jelasnya.

Ia menyebut investigasi KMP Mutiara Sentosa 2 memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi karena lokasi kapal berada di laut terbuka dengan kedalaman sekitar 50 meter. Kondisi tersebut membutuhkan dukungan peralatan dan sumber daya lebih besar.

Selain pemeriksaan fisik kapal, KNKT juga akan mengkaji berbagai aspek lain untuk mendapatkan gambaran utuh terkait penyebab kebakaran. Aleik berharap dukungan berbagai pihak dapat membantu proses investigasi berjalan maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....