Jasa Raharja Pastikan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Dapat Santunan
- 03 Agt 2026 16:48 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya -Jasa Raharja memastikan seluruh korban kebakaran KM Mutiaran Sentosa II mendapat santunan. Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin saat hadir di posko penanganan korban di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin 3 Agustus 2026.
Pertama-tama, Awaluddin menyampaikan rasa prihatin atas insiden yang terjadi. Ia turun berduka atas apa yang dialami oleh para korban dari kejadian tersebut.
Ia mengatakan, kehadirannya di posko untuk memastikan data manifes penumpang dan korban yang dievakuasi untuk dilakukan pencocokan data. Sehingga, pihaknya bisa mengeluarkan santunan dengan cepat kepada korban.
"Sampai hari ini kami masih menunggu data pastinya. Kami dari Jasa Raharja menegaskan bahwa perlindungan dasar atas korban kecelakaan kapal Mutiara Sentosa II dipastikan dapat perlindungan dari negara, dalam hal ini kami Jasa Raharja, memastikan itu semua dijalankan," ujar Awaluddin.
Sesuai ketentuan, ia menegaskan, seluruh korban dalam insiden tersebut akan mendapat santunan. Untuk korban yang dirawat mendapat Rp20 juta, serta pihak KM Mutiara Sentosa akan juga mengcover korban melalui Jasa Raharja Putera dengan nilai Rp37,5 juta.
"Untuk korban yang meninggal dunia Jasa Raharja akan memberikan santunan kepada ahli waris korban sebesar Rp50 juta dan KM Mutiara Sentosa II ini juga mengcover juga untuk korban dengan asuransi Jasa Raharja Putrra. Dan insya Allah juga nanti Jasa Raharja Putera akan mengcover untuk biaya santunan meninggal dunia sebesar Rp75 juta," katanya.
Untuk itu, pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan nama-nama ahli waris sehingga santunan dapat segera diberikan.
"Dan kami pastikan prosesnya tidak akan berlangsung lama, cepat, tanpa birokrasi yang berbelit dan rumit. Oleh karena itu pendataan ini kami akan pastikan bisa segera secepatnya dilakukan, dan hak daripada korban, baik yang meninggal dunia kepada ahli waris maupun yang sedang mengalami perawatan di rumah sakit, itu juga akan kita bisa pastikan itu segera tertangani," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....