Keluarga Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Padati Tanjung Perak

  • 02 Agt 2026 23:10 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Keluarga penumpang KM Mutiara Sentosa 2 memadati Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya malam Minggu 2 Agustus 2026 untuk mencari informasi korban kebakaran kapal.
  • Kebakaran terjadi di perairan utara Sumenep, Madura, dan proses evakuasi masih berlangsung hingga malam hari.
  • Muncul dugaan sejumlah penumpang tidak tercantum dalam manifes resmi kapal sehingga menyulitkan proses pendataan korban.

RRI CO.ID, Surabaya - Keluarga penumpang KM Mutiara Sentosa 2 mulai memadati Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu 2 Agustus 2026 malam. Mereka datang untuk mencari informasi terkait kondisi anggota keluarga yang menjadi korban kebakaran kapal di perairan utara Sumenep, Madura.

Suasana pelabuhan dipenuhi kecemasan. Sejumlah keluarga terus menunggu kabar sambil memantau proses evakuasi yang hingga malam hari masih berlangsung. Di tengah penantian itu, muncul dugaan sejumlah penumpang tidak tercantum dalam manifes resmi kapal sehingga menyulitkan proses pendataan.

Salah seorang keluarga penumpang, Devi, mengaku baru mengetahui kabar kebakaran setelah melihat siaran langsung di media sosial. Suaminya, Deni Vristiawan (39), disebut berada di atas kapal bersama lima rekannya saat insiden terjadi.

"Saya baru mendapat kabar dari live TikTok," ujar Devi di Pelabuhan Tanjung Perak.

Kondisi serupa dialami Samparia, warga Makassar, yang disebut tidak tercantum dalam daftar manifes. Sementara itu, pemilik perusahaan ekspedisi, Susilo, juga masih menunggu kepastian nasib para pekerjanya yang ikut mengawal pengiriman ternak.

"Empat orang sudah dinyatakan selamat, sementara satu orang lagi masih belum diketahui keberadaannya," kata Susilo.

Berdasarkan pembaruan data Basarnas hingga pukul 21.00 WIB, sebanyak 236 korban telah dievakuasi. Rinciannya, 231 orang selamat dan lima orang meninggal dunia. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap menggunakan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Sejumlah korban dievakuasi menuju Surabaya, sementara lainnya dipindahkan ke kapal lain sebelum dibawa ke pelabuhan terdekat. Otoritas pelabuhan juga telah menyiapkan lima mobil jenazah dan menjadikan RS PHC Surabaya sebagai salah satu rumah sakit rujukan untuk penanganan korban yang tiba di Pelabuhan Tanjung Perak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....