PLN Tambah SPKLU di Tol Solo–Ngawi dan Ponpes Temboro
- 30 Jul 2026 16:16 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Ngawi – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area Tol 575A dan 575B ruas Solo–Ngawi. Penambahan fasilitas tersebut memperkuat ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendukung percepatan transisi energi nasional.
Sebanyak lima unit SPKLU berkapasitas 180 kW dioperasikan di dua rest area tersebut. Lokasinya berada di jalur strategis yang menghubungkan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Keberadaan SPKLU diharapkan memudahkan pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan antardaerah. Fasilitas itu melayani kendaraan dari arah barat menuju timur maupun sebaliknya.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan pembangunan SPKLU merupakan bentuk dukungan PLN terhadap percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Menurut Eric, penyediaan infrastruktur pengisian daya juga menjadi bagian dari upaya menekan emisi karbon. Langkah tersebut sekaligus mendukung target Net Zero Emissions (NZE) yang dicanangkan pemerintah.
"Setiap kendaraan listrik yang menggunakan energi listrik merupakan langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi lingkungan. Semakin lengkap infrastruktur pengisian daya yang kita bangun, semakin besar pula kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Inilah kontribusi nyata PLN dalam mendukung target NZE sekaligus mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih bagi generasi mendatang," ujar Eric.
Selain di ruas Tol Solo–Ngawi, PLN juga meresmikan SPKLU di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Kabupaten Magetan. Kehadiran fasilitas tersebut memperluas akses layanan pengisian daya hingga lingkungan pendidikan dan keagamaan.
Pengasuh Ponpes Al-Fatah Temboro, K.H. Anwar Mughist, menyambut baik kehadiran SPKLU di lingkungan pesantren. Menurutnya, fasilitas itu menjadi wujud sinergi dalam mendukung pemanfaatan energi ramah lingkungan.
"Kami mengapresiasi kepercayaan dan dukungan PLN yang telah menghadirkan SPKLU di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi santri dan masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan energi bersih serta menjaga kelestarian lingkungan. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat yang semakin luas bagi umat dan masyarakat," kata K.H. Anwar Mughist.
PLN menegaskan akan terus memperluas pembangunan infrastruktur kendaraan listrik di berbagai wilayah. Upaya itu dilakukan bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk mempercepat terwujudnya ekosistem kendaraan listrik yang andal.
Pengembangan infrastruktur tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung target Indonesia mencapai Net Zero Emissions pada 2060. Dengan semakin banyak SPKLU, diharapkan kepercayaan masyarakat menggunakan kendaraan listrik terus meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....