DPR Pastikan Harga Bahan Pokok di Sidoarjo Tetap Stabil

  • 30 Jul 2026 12:15 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) memastikan harga sebagian besar kebutuhan pokok di Pasar Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, masih dalam kondisi aman dan stabil. Kepastian itu disampaikan usai meninjau langsung harga sejumlah komoditas di pasar desa tersebut, Jumat.

‎Dalam peninjauan itu, BHS menemukan harga telur berada di kisaran Rp23.000 hingga Rp24.000 per kilogram. Sementara harga ayam dijual sekitar Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram. Komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang juga dinilai mengalami penurunan sehingga tidak memicu gejolak harga di tingkat masyarakat.

‎"Harga sembako saya sudah cek, telur sekitar Rp23.000 sampai Rp24.000, ayam Rp30.000 sampai Rp35.000. Cabai juga sudah turun, bawang juga sudah murah. Jadi secara umum kebutuhan pokok masih stabil," kata BHS, Kamis 30 Juli 2026.

‎Meski demikian, BHS menyoroti tingginya harga MinyaKita yang di sejumlah lapak dijual hingga Rp22.000 per liter. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena MinyaKita merupakan minyak goreng bersubsidi yang seharusnya dijual sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.

‎"MinyaKita ini barang subsidi yang harus dijual dengan harga sebenarnya karena menggunakan uang rakyat. Kalau ada yang menjual lebih mahal akibat permainan distribusi, tentu harus ditindak sesuai aturan," ucapnya tegas.

‎BHS meminta Satgas Pangan bersama aparat kepolisian segera melakukan pengawasan terhadap distribusi MinyaKita. Ia menilai penindakan penting dilakukan agar kenaikan harga minyak goreng tidak berdampak terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya.

‎Selain memantau harga sembako, BHS juga menilai Pasar Kalanganyar memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Menurutnya, pasar yang dikelola pemerintah desa tersebut membutuhkan dukungan anggaran agar perawatan fasilitas hingga pengembangan kawasan dapat dilakukan secara maksimal.

‎"Pasar ini potensinya sangat besar. Saya berharap ada dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar pengembangan pasar bisa dilakukan, termasuk memanfaatkan area di bagian atas menjadi fasilitas yang lebih produktif," ujarnya.

‎BHS juga mengajak masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, untuk kembali berbelanja di pasar tradisional sebagai upaya menggerakkan ekonomi pedagang kecil. Menurutnya, keberlangsungan pasar rakyat sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam berbelanja.

‎Kepala Desa Kalanganyar, M. Fathoni, mengapresiasi kunjungan BHS ke pasar desa. Ia berharap perhatian dari pemerintah pusat maupun daerah dapat mempercepat pengembangan Pasar Kalanganyar sehingga semakin nyaman bagi pedagang dan pembeli.

‎"Terima kasih atas kunjungan Bapak Bambang Haryo Soekartono. Kami berharap perhatian ini dapat membantu pengembangan pasar sehingga semakin maju dan bermanfaat bagi masyarakat," kata Fathoni.

‎Harapan serupa disampaikan salah satu pedagang Pasar Kalanganyar, Badriatul. Ia berharap pasar kembali ramai dikunjungi masyarakat sehingga aktivitas perdagangan meningkat. "Harapan kami sederhana, semoga pasar semakin ramai dan dagangan kami semakin banyak yang membeli," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....