Grab Latih 1.052 Mitra Pengemudi Perkuat Keselamatan Berkendara

  • 29 Jul 2026 20:16 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Grab Indonesia menggandeng Kementerian Perhubungan dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia menggelar pelatihan keselamatan berkendara. Sebanyak 1.052 mitra pengemudi roda dua mengikuti pelatihan serentak di lima kota, Selasa, 28 Juli 2026.

Pelatihan berlangsung di Jakarta/Depok, Yogyakarta, Surabaya/Sidoarjo, Medan, dan Makassar secara hybrid. Program mengusung tema Safer Roads, Stronger Communities – Jalan Lebih Aman, Komunitas Lebih Kuat.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai keselamatan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. "Pelatihan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah memperkuat budaya berkendara yang aman dan tertib," katanya.

Dudy mengapresiasi Grab dan AISI yang membekali mitra dengan pengetahuan serta keterampilan berkendara. Menurutnya, materi tersebut dapat diterapkan pengemudi dalam aktivitas sehari-hari.

Ia juga mengapresiasi kebijakan Grab menerapkan komisi maksimal delapan persen sejak 1 Juli 2026. Grab juga menyempurnakan pemrosesan komisi GrabBike Hemat mulai 1 Agustus 2026.

"Kami berharap penyesuaian ini memberikan kejelasan bagi Mitra Pengemudi memahami rincian pendapatannya," ujar Dudy. Ia berharap hubungan kemitraan semakin sehat dan berkelanjutan.

Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi menegaskan Grab mematuhi seluruh ketentuan pemerintah. "Grab tidak pernah memotong bagi hasil lebih dari delapan persen," tegasnya.

Neneng memastikan Grab juga tidak melanggar ketentuan Tarif Batas Bawah yang berlaku. Perjalanan bertarif minimum tidak dikenakan komisi karena tidak memiliki selisih di atas TBB.

Mulai 1 Agustus 2026, Grab memproses komisi GrabBike Hemat pada setiap perjalanan. Neneng menegaskan perubahan hanya menyangkut waktu pemrosesan, bukan perhitungan komisi.

Peserta mempelajari rambu, marka, isyarat lalu lintas, dan etika berkendara selama pelatihan. Mereka juga mempraktikkan pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan dan penggunaan perlengkapan keselamatan.

Instruktur mengajarkan teknik defensive riding, pengereman aman, serta prediksi bahaya lalu lintas. Materi praktik bertujuan meningkatkan kemampuan mitra menghadapi berbagai kondisi jalan.

Sekretaris Jenderal AISI Hari Budianto menilai pengemudi menghadapi beragam risiko setiap hari. "Pelatihan ini penting memperkuat kompetensi, disiplin, dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas," katanya.

Pelatihan Surabaya berlangsung di Terminal Purabaya, Sidoarjo, bersama BPTD Kelas II Jawa Timur. Panitia juga memberikan penghargaan kepada tiga Mitra Pengemudi Teladan pada kesempatan tersebut.

Grab turut memperkenalkan delapan fitur keselamatan, termasuk AudioProtect Plus, Trip Monitoring, dan Emergency Button. Perusahaan juga menghadirkan integrasi layanan Polisi 110, verifikasi wajah, serta perlindungan asuransi perjalanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....