Amar Ma'ruf Nahi Mungkar Menjadi Jalan Meraih Keberuntungan Umat
- 27 Jul 2026 15:31 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Amar ma'ruf nahi mungkar merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam yang mengajak umat untuk senantiasa menebarkan kebaikan sekaligus mencegah berbagai bentuk kemungkaran. Nilai tersebut menjadi bekal dalam membangun kehidupan masyarakat yang berakhlak dan diridhai Allah SWT.
Hal itu disampaikan Pimpinan Pesantren dan Panti Asuhan Mitra Arafah Surabaya, Ustazah Haniah, dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Surabaya, Senin 27 Juli 2026.
Menurut Ustazah Haniah, hakikat amar ma'ruf adalah menyeru kepada segala bentuk kebaikan, sedangkan nahi mungkar berarti mencegah segala bentuk keburukan yang bertentangan dengan syariat Islam maupun norma kehidupan bermasyarakat.
"Pada hakikatnya, makna amar ma'ruf adalah menyeru menuju kebaikan, sedangkan nahi mungkar mencegah keburukan. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Surah Ali Imran ayat 104, 'Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung'," ujarnya.
Ia menjelaskan, Surah Ali Imran ayat 104 mengandung tiga pesan utama. Pertama, umat Islam diperintahkan mengajak manusia memahami dan mengamalkan berbagai bentuk kebajikan. Kedua, Allah memerintahkan untuk mencegah kemungkaran, yakni melarang dan menghentikan perbuatan dosa, maksiat, serta berbagai keburukan yang ditolak oleh agama maupun norma masyarakat. Ketiga, Allah menjanjikan keberuntungan bagi orang-orang yang menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar.
Selain itu, Ustazah Haniah juga mengutip firman Allah dalam Surah Ali Imran ayat 110 yang menyebut umat Islam sebagai umat terbaik karena beriman kepada Allah, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang mungkar.
"Allah berfirman, 'Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah.' Ayat ini menjadi pengingat bahwa predikat umat terbaik harus diwujudkan melalui keimanan dan kepedulian mengajak kepada kebaikan," katanya.
Ustazah Haniah menambahkan, terdapat sejumlah keutamaan bagi orang yang mengamalkan amar ma'ruf nahi mungkar. Di antaranya menjadi hamba yang beriman dan bersegera melakukan kebajikan, termasuk golongan orang-orang saleh, menjadi bagian dari orang-orang beriman, memperoleh predikat umat terbaik, mendapatkan keselamatan, menjadi salah satu syarat dikabulkannya doa, serta memperoleh kemuliaan karena mengajak manusia kepada jalan Allah.
"Orang yang mengajak kepada kebaikan memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah. Bahkan perkataan terbaik adalah perkataan orang yang mengajak manusia menuju jalan Allah dan mengamalkan apa yang disampaikannya," tutur Ustazah Haniah.
Ia berharap umat Islam dapat mengamalkan amar ma'ruf nahi mungkar dengan penuh hikmah, kasih sayang, dan keteladanan, sehingga mampu menghadirkan kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....