Bukan Sekadar Rapat , Cahyo Siswo Utomo Minta Muskerda MUI Lahirkan Program Konkret

  • 26 Jul 2026 15:30 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – DPRD Kota Surabaya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas digelarnya Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surabaya. Agenda ini menjadi titik awal kepengurusan MUI Kota Surabaya untuk periode 2025–2030.

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo mengucapkan selamat atas dimulainya Muskerda I. Kehadiran jajaran legislatif dalam acara ini jadi bukti bahwa dewan dan MUI sama-sama berkomitmen mengawal pembangunan kota agar tetap selaras dengan nilai-nilai keumatan.

"Atas nama fraksi dan DPRD Kota Surabaya, kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya Muskerda I MUI Kota Surabaya. Kami berharap musyawarah ini tidak hanya menghasilkan daftar program saja, tetapi benar-benar melahirkan agenda nyata," ujar Cahyo seusai menghadiri rangkaian acara pembukaan Muskerda I MUI Kota Surabaya di Airlangga Convention Center, Minggu, 26 Juli 2026.

Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya ini juga berharap Muskerda kali ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan yang seremonial. Harapannya, forum ini benar-benar melahirkan rumusan kerja yang konkret dan bisa dijalankan di lapangan—bukan sekadar daftar program yang berhenti di atas kertas.

“Kami berharap program-program yang disusun MUI Kota Surabaya bisa langsung menyentuh persoalan nyata yang dihadapi warga sehari-hari. Pendekatan yang berbasis solusi atas dinamika sosial dinilai jadi kunci agar program MUI benar-benar terasa manfaatnya,” katanya.

Untuk mewujudkan itu, Ia menjelaskan DPRD Kota Surabaya siap membuka ruang kolaborasi dan membangun sinergi yang kuat bersama MUI. Sinergi ini dianggap penting agar ulama dan umara bisa berjalan beriringan dalam membangun Surabaya.

“Salah satu bentuk kolaborasi yang ditawarkan ada di fungsi kami di legislasi. DPRD siap mendorong komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif dengan MUI, terutama saat menyusun dan membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), baik yang diprakarsai Pemkot maupun DPRD sendiri,” katanya menjelaskan.

Selain itu sorotan terkait regulasi dan sinergi juga diarahkan ke fungsi penganggaran serta pengawasan. Cahyo ingin memastikan anggaran dan program kemasyarakatan yang dijalankan pemerintah daerah benar-benar memberi manfaat maksimal bagi warga Surabaya.

“Melalui kemitraan yang kuat di berbagai lini mulai dari regulasi, anggaran, hingga program ketahanan keluarga MUI Kota Surabaya diharapkan bisa memberi kontribusi yang makin nyata dan terukur bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....