Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Berantas Narkoba hingga Tingkat Desa
- 25 Jul 2026 08:00 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperkuat kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo untuk menekan peredaran gelap narkotika melalui langkah pencegahan yang lebih terarah. Upaya tersebut difokuskan pada pemetaan wilayah rawan berdasarkan survei prevalensi sebagai dasar penyusunan kebijakan dan intervensi di lapangan.
Komitmen itu disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi saat mengikuti Peringatan Hari Antinarkotika Internasional (HANI) 2026. Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga harus diperkuat melalui edukasi masyarakat dan pemetaan daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
"Melalui survei ini, kita bisa mengidentifikasi area yang tingkat prevalensinya masih tinggi. Pemkab Sidoarjo akan berkolaborasi dengan Polsek, Camat, hingga tingkat desa untuk menyisir daerah pinggiran dan perbatasan yang rentan," kata Subandi, Sabtu, 25 Juli 2026.
Ia menambahkan, hasil survei akan menjadi acuan pemerintah daerah dalam menentukan arah sosialisasi dan intervensi. "Kami berkomitmen memerangi narkoba dari tingkat anak-anak hingga seluruh lapisan masyarakat guna menekan angka peredaran maupun pengguna," katanya.
Kepala BNNK Sidoarjo Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto mengatakan posisi Sidoarjo sebagai daerah penyangga Kota Surabaya menjadikannya rentan dimanfaatkan jaringan narkotika untuk memperluas pasar. Karena itu, pengawasan terhadap wilayah pinggiran dan perbatasan perlu terus diperkuat.
"Para pelaku akan selalu mencari pasar dan pengguna baru dengan berbagai modus operandi. Daerah pinggiran serta perbatasan wilayah menjadi area yang masih marak peredaran," ujar Gatot. Ia mengapresiasi langkah Pemkab Sidoarjo yang telah menginisiasi survei prevalensi mandiri.
Menurutnya, data tersebut penting untuk menentukan lokasi prioritas intervensi. "Walau angkanya terbilang kecil, bukan berarti kita bisa santai karena ancamannya tetap besar," katanya.
Peringatan HANI 2026 mengusung tema "Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045". Tema tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui kolaborasi lintas sektor dan pelibatan masyarakat secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....