Pemkab Sidoarjo Verifikasi Sanitasi Demi Perkuat Budaya Hidup Sehat

  • 24 Jul 2026 12:15 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperkuat upaya membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat melalui verifikasi lapangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di 12 desa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penerapan lima pilar STBM benar-benar menjadi kebiasaan masyarakat, bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi.

‎Verifikasi yang dilakukan Tim Verifikator Provinsi Jawa Timur menyasar enam kecamatan, yakni Buduran, Waru, Sedati, Tanggulangin, Porong, dan Prambon. Di setiap desa, tim melakukan observasi terhadap satu sekolah dan 25 kepala keluarga dengan menilai penerapan lima pilar STBM, mulai dari stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan, pengelolaan sampah rumah tangga, hingga pengelolaan limbah domestik.

‎Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakshmi Herawati Yuwantina, menegaskan bahwa verifikasi lapangan bertujuan memastikan perubahan perilaku masyarakat benar-benar terjadi sehingga berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan lingkungan.

‎"Verifikasi ini bukan hanya mengecek administrasi, tetapi memastikan lima pilar STBM sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Sanitasi yang baik dimulai dari rumah tangga. Jika seluruh warga konsisten menerapkannya, maka lingkungan akan semakin bersih, risiko penyakit dapat ditekan, dan kualitas hidup masyarakat akan meningkat," ujarnya, Jumat 24 Juli 2026.

‎Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan STBM membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah desa hingga dunia usaha.

‎Ketua Tim Verifikasi Lapangan, drg. Sulvy Dwi Anggraini, mengatakan tim melakukan pengecekan secara acak ke rumah warga untuk melihat langsung praktik sanitasi sehari-hari. Selain memeriksa kondisi sarana sanitasi, tim juga mewawancarai warga mengenai kebiasaan mencuci tangan, memilah sampah, mengelola makanan, serta memastikan septic tank memenuhi standar.

Hasil verifikasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penguatan program sanitasi di Kabupaten Sidoarjo.

‎Sebelumnya, Sidoarjo telah meraih status Open Defecation Free (ODF) pada 2024 dan memperoleh STBM Award Tingkat Pratama Nasional, yang kemudian meningkat menjadi STBM Award Tingkat Madya Nasional pada 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....