Pemkot Surabaya Perkuat Pengamanan TPA Benowo Pascakebakaran
- 23 Jul 2026 11:08 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat sistem pengamanan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo setelah kebakaran yang terjadi pada Minggu, 19 Juli 2026. Langkah ini dilakukan dengan menambah personel pengamanan serta menyiagakan armada pemadam kebakaran (Damkar) di sekitar akses Gelora Bung Tomo (GBT).
Penguatan pengamanan diputuskan setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menggelar evaluasi bersama PT Sumber Organik (SO) selaku pengelola TPA Benowo. Evaluasi membahas penanganan pascakebakaran sekaligus penguatan mitigasi risiko di kawasan tersebut.
Kepala DLH Kota Surabaya, M. Fikser, mengatakan evaluasi operasional TPA selama ini rutin dilakukan setiap tiga bulan. Evaluasi meliputi aspek keamanan, volume sampah, hingga penerapan standar operasional pengelolaan.
"Selama ini evaluasi rutin terus kami lakukan bersama PT Sumber Organik. Operasional TPA berjalan sesuai prosedur dan tidak ada kendala. Namun, kejadian kemarin menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pengamanan agar risiko serupa dapat dicegah," kata Fikser, Kamis, 23 Juli 2026.
Menurut Fikser, salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah personel pengamanan di area luar TPA, terutama saat berlangsung kegiatan berskala besar di Stadion Gelora Bung Tomo.
"Personel pengamanan akan kami tambah di luar area TPA sehingga pengawasan terhadap kawasan sekitar menjadi lebih optimal. Ini sebagai langkah antisipasi apabila terdapat aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap kawasan TPA," ujarnya.
DLH juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya untuk menambah armada Damkar yang disiagakan di sekitar akses keluar-masuk GBT dan TPA Benowo.
"Selama ini armada pemadam memang disiagakan ketika ada kegiatan di GBT. Ke depan, kami akan menambah armada di sekitar akses tersebut sehingga apabila terjadi kondisi darurat, penanganan bisa dilakukan lebih cepat," jelasnya.
Fikser memastikan proses pemadaman dilakukan hingga seluruh titik api dan bara benar-benar padam. Setelah kondisi dinyatakan aman, aktivitas pengangkutan sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) menuju TPA Benowo kembali berjalan normal.
Ia menegaskan operasional TPA Benowo tetap berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah disepakati antara Pemkot Surabaya dan PT Sumber Organik. Evaluasi pascakebakaran difokuskan pada penguatan sistem pengamanan dan koordinasi untuk mencegah kejadian serupa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....