Sekolah Pesisir di Sidoarjo Rusak, Wabup Percepat Rehabilitasi dan MBG

  • 21 Jul 2026 10:54 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Kondisi memprihatinkan dua sekolah dasar di kawasan pesisir Kecamatan Jabon menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menemukan sejumlah ruang kelas rusak saat meninjau SD Negeri Kupang 3 dan SD Negeri Kupang 4.

‎Pemkab pun memastikan rehabilitasi sekolah dipercepat bersamaan dengan percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di SDN Kupang 3 yang memiliki 70 siswa, Mimik mendapati atap bocor, dinding retak, hingga sekat antarkelas berlubang. Menurutnya, kondisi tersebut tidak lagi layak untuk mendukung kegiatan belajar mengajar sehingga perlu penanganan menyeluruh.

‎"Kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan. Kalau memang harus direhabilitasi total, segera direncanakan agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman," kata Mimik dalam keterangan yang diterima, Selasa 21 Juli 2026.

‎Peninjauan kemudian berlanjut ke SDN Kupang 4 yang hanya memiliki 12 siswa. Meski jumlah peserta didiknya sedikit, Mimik menegaskan hak memperoleh fasilitas pendidikan yang layak tetap harus dipenuhi. Empat ruang kelas di sekolah tersebut diprioritaskan untuk direhabilitasi menggunakan material yang lebih tahan terhadap korosi akibat tingginya kadar garam di kawasan pesisir.

"Walaupun siswanya hanya dua belas orang, mereka tetap memiliki hak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. Sekolah di daerah terpencil seperti ini harus menjadi perhatian bersama," ujarnya.

‎Selain mengecek kondisi bangunan, Mimik memastikan Program MBG segera menjangkau SDN Kupang 3, SDN Kupang 4, serta taman kanak-kanak di wilayah tersebut. Selama ini program belum berjalan karena pembangunan dapur pelayanan belum rampung dan lokasi distribusi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih cukup jauh.

‎"Sudah kami koordinasikan. Insya Allah akhir bulan ini MBG mulai disalurkan sehingga anak-anak di wilayah ini dapat segera merasakan manfaatnya," ungkapnya.

‎Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Netty Lastiningsih mengatakan hasil peninjauan akan segera ditindaklanjuti melalui kajian teknis. "Rehabilitasi bangunan akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah pesisir agar lebih awet dan penggunaan anggaran lebih efektif," kata Netty.

‎Pihaknya juga memastikan bantuan pendidikan bagi siswa yang memenuhi syarat dapat direalisasikan tahun ini.

‎Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori meminta pemerintah memberi perhatian lebih kepada guru di daerah terpencil melalui tambahan insentif dan tunjangan transportasi pada APBD 2027. Ia juga mendorong agar wilayah Kupang menjadi prioritas pelaksanaan MBG serta perbaikan akses jalan menuju sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....