Eri Cahyadi Pastikan PKL CFD Taman Bungkul Berjualan Gratis

  • 19 Jul 2026 19:22 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul tidak dikenai biaya. Di saat yang sama, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama kepolisian masih menelusuri dugaan pungutan liar (pungli) yang sempat dikeluhkan pedagang dan viral di media sosial.

Penegasan itu disampaikan Eri saat meninjau pelaksanaan CFD Taman Bungkul, Minggu, 19 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia memastikan penataan kawasan, mulai dari lokasi PKL, area UMKM, hingga sistem parkir, berjalan sesuai ketentuan.

"Hari ini kita memastikan parkir yang ada di CFD sekaligus pedagang. Jadi ada tempat PKL, tempat UMKM, dan tempat parkir yang ada di CFD, sehingga tidak ada lagi parkir yang tidak non-tunai," kata Eri.

Menurutnya, penataan kawasan dilakukan agar aktivitas masyarakat, pedagang, dan pengunjung berlangsung tertib dan nyaman. Ia juga menegaskan seluruh PKL yang berjualan di kawasan CFD tidak dipungut biaya.

"Tidak ada yang namanya pedagang-pedagang itu berbayar, karena posisi ini adalah gratis," ujarnya.

Eri mengingatkan para pedagang untuk menjaga kebersihan area berjualan setelah kegiatan berakhir. Menurutnya, kebersihan kawasan publik merupakan tanggung jawab bersama.

"Saya berharap pedagang setelah selesai berdagang, mohon dibersihkan. Kalau sampai ditinggalkan dalam kondisi kotor, tidak kami izinkan lagi berjualan," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Eri juga menanggapi dugaan pungli terhadap PKL di kawasan CFD. Ia mengaku telah mendatangi rumah pihak yang diduga melakukan penarikan uang bersama aparat kepolisian, namun yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

"Kemarin saya sudah ke rumahnya bersama polisi dan Polda Jatim mencari orang ini. Tapi ternyata sudah tidak ada di tempat. Bukan berarti kami berhenti," katanya.

Pemkot Surabaya, lanjut Eri, terus berkoordinasi dengan Direktorat Siber Polda Jawa Timur dan Polrestabes Surabaya untuk mengusut dugaan pungli tersebut.

"Saya tidak mau lagi ada pungutan-pungutan liar di Kota Surabaya," tegasnya.

Ia pun mengimbau pihak yang diduga melakukan penarikan uang kepada PKL agar bersikap kooperatif dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....