Geliat Pasar Bunga Kayoon: Penyelamat Kala Butuh Buket Dadakan di tengah Kota

  • 19 Jul 2026 19:18 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Sutrabaya – Deretan kios bunga di sepanjang Jalan Kayoon, Surabaya, tak pernah sepi dari aroma harum dan warna-warni kelopak mawar, krisan, hingga lili. Sebagai salah satu pusat penjualan bunga tertua dan paling ikonik di Kota Pahlawan, Pasar Bunga Kayoon terus menjadi urat nadi bagi warga yang mencari keindahan visual, baik untuk momen bahagia, perayaan formal, hingga situasi darurat yang membutuhkan rangkaian bunga dalam waktu cepat.

Memasuki kawasan ini, pengunjung langsung disambut oleh kesibukan para perajin bunga. Jemari mereka menari dengan lincah, memotong batang, memadukan warna, dan mengikat pita pada buket-buket indah. Pasar ini beroperasi hampir 24 jam penuh, menjadikannya andalan utama bagi siapa saja yang membutuhkan bunga segar tanpa kenal waktu, mulai dari dekorasi pernikahan megah hingga sekadar ucapan selamat wisuda.

Bagi para pedagang di Kayoon, kecepatan dan ketepatan adalah kunci utama dalam mempertahankan pelanggan. Di era yang serba cepat ini, pesanan dadakan justru menjadi ladang rezeki tersendiri. Mereka dituntut untuk bisa merangkai bunga yang cantik hanya dalam hitungan menit, tanpa mengurangi estetika dan kesegaran bunga itu sendiri.

Keberadaan Pasar Bunga Kayoon yang responsif ini dirasakan langsung sebagai penyelamat oleh banyak warga Surabaya. Salah satunya adalah Citra Anindita (27), seorang karyawan swasta yang mengaku sangat terbantu dengan kesigapan para penjual bunga di kawasan ini ketika ia menghadapi situasi krusial secara tiba-tiba.

"Kemarin sore saya benar-benar panik karena lupa hari ulang tahun pernikahan orang tua. Ditambah lagi saya baru pulang kerja larut malam. Untungnya, begitu saya ke Kayoon sekitar jam 9 malam, para penjual di sini masih buka dan sangat sigap. Kurang dari 20 menit, sebuah buket mawar merah berukuran besar sudah siap di tangan dengan harga yang sangat ramah kantong, sekarang saya beli8 lagi buat dikasih ke teman kantor." ujar Citra dengan nada lega.

Tidak hanya Citra, banyak pembeli lain yang datang dengan tergesa-gesa karena urusan pekerjaan atau acara kedukaan yang sifatnya mendadak. Fleksibilitas para pedagang yang mau mendengarkan preferensi anggaran dan keinginan konsumen dalam waktu singkat menjadi nilai tambah yang membuat Pasar Bunga Kayoon tetap tak tergantikan oleh toko bunga online.

Ada beberapa faktor utama yang membuat kawasan ini tetap eksis dan dicintai warga Surabaya yakni kawasan ini buka 24 Jam menjadi solusi mutakhir untuk kebutuhan bunga di luar jam kerja normal.

Selain itu pilihan bunga melimpah, mulai dari bunga lokal kualitas premium hingga bunga impor segar. Tidak hanya itu pengerjaannya juga dapat dikatakan kilat, dengan tenaga yang mempunyai keahlian merangkai menjadi kan nilai tambah

Harga nya juga kompetitif, pembeli bisa melakukan tawar-menawar sesuai dengan budget yang dimiliki. Seiring berjalannya waktu, para pedagang di Pasar Bunga Kayoon juga terus beradaptasi dengan tren visual masa kini.

Mereka tidak lagi hanya menjual rangkaian bunga konvensional, melainkan sudah merambah ke gaya buket modern ala Korea (Korean-style bouquet) hingga kombinasi bunga dengan uang tunai (money bouquet) demi memenuhi selera generasi muda Surabaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....