DPRD Surabaya Dorong Pembenahan Akses Wisata Pakal untuk Tingkatkan Kunjungan
- 16 Jul 2026 13:06 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pengembangan kawasan wisata di Kecamatan Pakal dinilai perlu difokuskan pada pembenahan infrastruktur pendukung, terutama akses jalan menuju lokasi. Perbaikan tersebut diyakini menjadi langkah penting agar potensi wisata di Surabaya Barat dapat berkembang lebih optimal dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Agus Mashuri, mengatakan kawasan Hutan Kota Pakal 1 dan Hutan Kota Pakal 2 sebenarnya telah memiliki daya tarik yang cukup besar. Berbagai kegiatan komunitas maupun olahraga otomotif telah beberapa kali digelar di kawasan tersebut sebagai upaya menghidupkan destinasi wisata.
"Di sana sudah ada wisata offroad. Bahkan event komunitas juga sudah sering digelar. Potensinya sebenarnya sangat bagus untuk dikembangkan agar semakin ramai dikunjungi masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan terletak pada potensi wisatanya, melainkan akses menuju lokasi yang masih kurang memadai. Kondisi tersebut membuat minat masyarakat untuk berkunjung belum berkembang secara maksimal.
"Masalahnya hanya akses masuknya saja yang kurang memadai. Kalau akses jalannya dibenahi dan ditata dengan baik, saya yakin pariwisata di Pakal bisa berkembang dan mampu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya," katanya.
Agus menjelaskan, hingga kini pengunjung hanya mengandalkan jalur melalui kawasan Gelora Bung Tomo (GBT) untuk menuju lokasi wisata. Di sisi lain, fasilitas parkir juga belum tersedia secara representatif sehingga kendaraan pengunjung masih memanfaatkan lahan milik warga di sekitar rel kereta api.
"Kondisi sekarang tempat parkir belum ada. Yang ada dikelola warga di pinggir rel kereta api. Ini tentu kurang nyaman bagi pengunjung," ujarnya.
Ia menilai penyelesaian persoalan tersebut tidak membutuhkan pekerjaan berskala besar. Menurutnya, pemerintah hanya perlu menuntaskan pembangunan akses jalan sepanjang sekitar 200 hingga 300 meter agar jalur menuju Hutan Kota Pakal 2 dapat tersambung secara langsung.
"Kalau akses dari arah timur itu diselesaikan, tinggal sekitar 200 sampai 300 meter sudah tembus ke Hutan Kota 2. Ini yang menurut saya perlu menjadi perhatian pemerintah," ucapnya.
Agus juga mendorong Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) bersama perangkat daerah terkait untuk mengevaluasi pengembangan kawasan wisata Pakal secara menyeluruh. Menurutnya, penyelenggaraan berbagai kegiatan akan lebih efektif apabila didukung infrastruktur yang memadai.
Ia optimistis pembenahan akses akan mempermudah berbagai komunitas memanfaatkan kawasan tersebut sebagai lokasi kegiatan. Kondisi itu diharapkan mampu meningkatkan jumlah wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan wisata.
"Yang paling penting akses jalannya dulu dibenahi. Setelah itu saya yakin wisata di Pakal akan semakin ramai. Komunitas-komunitas juga akan datang, event bisa lebih sering digelar, dan dampaknya tentu baik bagi ekonomi masyarakat maupun PAD Surabaya," tutur Agus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....