Dewan Soroti Tingginya Angka Perceraian ASN di Jatim
- 11 Jul 2026 15:00 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Dewan Jatim menyoroti meningkatnya fenomena perceraian di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim. Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Agus Cahyono, dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas pelayanan publik.
"Pemprov perlu melakukan pembinaan secara berkelanjutan agar keluarga ASN tetap harmonis, karena keluarga yang kuat akan melahirkan ASN yang mampu bekerja dengan baik dan melayani masyarakat secara optimal," ujar Agus, Sabtu 11 Juli 2026.
Selain persoalan di lingkungan ASN, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur juga mencatat provinsi ini masih menjadi salah satu daerah dengan angka perceraian tertinggi di Indonesia. Tercatat puluhan ribu perkara perceraian setiap tahun di berbagai kabupaten dan kota.
"Momentum apel ASN bisa dimanfaatkan untuk memberikan penguatan tentang pentingnya menjaga keharmonisan keluarga. Ini bagian dari pembinaan karakter ASN," katanya.
Agus menilai penguatan ketahanan keluarga dapat dilakukan melalui penyampaian materi mengenai keluarga. Mulai dari komunikasi suami istri, pendidikan anak, serta nilai-nilai keluarga dalam kegiatan apel ASN maupun pengajian di lingkungan kantor pemerintahan.
"Kalau di lingkungan ASN ada salat berjamaah atau pengajian, tema ketahanan keluarga juga perlu diangkat. Harapannya ASN mendapatkan bekal spiritual sekaligus pemahaman bagaimana membangun keluarga yang harmonis," ujarnya.
Data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur mencatat setiap tahun terdapat sekitar 20 hingga 25 ASN yang mengajukan konsultasi maupun permohonan terkait perceraian. Faktor ekonomi, persoalan rumah tangga, hingga jeratan pinjaman online menjadi penyebab yang paling sering ditemukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....