Siswi Sidoarjo Harumkan Budaya lewat Tari Tradisional Jawa
- 10 Jul 2026 20:19 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Prestasi generasi muda kembali mengangkat nama Kabupaten Sidoarjo di tingkat Jawa Timur. Siswi SMP Negeri 1 Sidoarjo, Kanaya Syakira Pramudya, meraih gelar Putri Berbakat I dalam Grand Final Putra Putri Siswa Jawa Timur kategori SMP berkat penampilannya membawakan Tari Solah Ketingan yang mengangkat kekayaan budaya khas Sidoarjo.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana saat menerima Kanaya bersama orang tua dan pihak sekolah di ruang rapat Wakil Bupati, Menurut Mimik, pencapaian itu menunjukkan generasi muda mampu menjadi duta budaya sekaligus memperkenalkan identitas daerah melalui seni tradisional.
"Selamat kepada Ananda Kanaya Syakira yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo dengan meraih Putri Berbakat I. Prestasi ini sangat membanggakan. Teruslah semangat berlatih, kembangkan bakat yang dimiliki, dan ajak teman-teman untuk berani berprestasi sesuai kemampuan masing-masing," ujar Mimik, Jumat 10 Juli 2026.
Dalam ajang tersebut, Kanaya membawakan Tari Solah Ketingan yang mengisahkan ikon Sidoarjo, yakni bandeng dan udang windu. Penampilan itu dinilai mampu memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah di tingkat provinsi.
Selain mengapresiasi prestasi di bidang seni, Mimik berharap Kanaya dapat menjadi teladan bagi generasi muda dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan. Ia menilai prestasi akan semakin bernilai apabila mampu memberi dampak positif bagi masyarakat.
"Prestasi akan semakin bermakna apabila dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya berharap Kanaya bisa menjadi contoh, mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, mengingatkan untuk membuang sampah pada tempatnya, serta terus menyebarkan semangat mencintai Kabupaten Sidoarjo," katanya.
Mimik juga mendorong agar talenta-talenta muda seperti Kanaya dilibatkan dalam berbagai kegiatan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui kolaborasi dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata. Menurutnya, penampilan seni tradisional dalam agenda daerah menjadi sarana efektif memperkenalkan budaya sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan lokal.
Sementara itu, Wakil Kepala Kesiswaan SMP Negeri 1 Sidoarjo Aris Efendi mengatakan keberhasilan Kanaya merupakan hasil pembinaan berkelanjutan yang dilakukan sekolah di bidang seni dan budaya. Selain tari tradisional, sekolah juga aktif mengembangkan karawitan, ansambel musik, musik tradisi, hingga tari kreasi yang mewakili Kabupaten Sidoarjo dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026.
"Alhamdulillah, prestasi Kanaya menjadi kebanggaan bagi SMP Negeri 1 Sidoarjo sekaligus Kabupaten Sidoarjo. Kami terus berupaya membina potensi peserta didik melalui berbagai kegiatan seni. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan seni di sekolah terus berjalan dan menghasilkan prestasi," ujar Aris.
Menutup pertemuan itu, Mimik mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian budaya di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, kecintaan terhadap seni tradisional harus terus ditanamkan agar generasi muda mampu mempertahankan identitas budaya sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....