Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi
- 10 Jul 2026 20:12 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Banyuwangi - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau hasil revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi di Jalan Susuit Tubun, Kecamatan Banyuwangi, Jumat 10 Juni 2026. Dalam kunjungan tersebut, Khofifah menilai konsep penataan pasar yang baru mampu menghadirkan lingkungan yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
Khofifah mengapresiasi hasil revitalisasi yang dinilai tetap mempertahankan karakter bangunan lama sekaligus menghadirkan penataan yang lebih modern. Menurutnya, Pasar Induk Banyuwangi berpotensi menjadi contoh pengembangan pasar tradisional di Indonesia.
"Konsepnya bagus sekali. Pasarnya yang bersih dan rapi akan membuat pembeli maupun penjual nyaman. Saya rasa layak dijadikan rujukan nasional," kata Khofifah usai peninjauan.
Pasar Induk Banyuwangi dibangun di atas lahan seluas 10.600 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 15.873 meter persegi. Pasar dua lantai tersebut memiliki kapasitas 798 unit yang terdiri atas 397 kios, 356 los, dan 45 kios existing, dengan pembagian zona pangan basah, pangan kering, nonpangan, pecah belah, hingga kuliner.
Menurut Khofifah, revitalisasi difokuskan pada penataan ruang agar aktivitas perdagangan lebih tertib melalui pemisahan area pangan basah dan kering serta komoditas pangan dan nonpangan. Ia juga menyebut bangunan heritage tetap dipertahankan sehingga identitas pasar tidak hilang.
"Pasar ini kan bangunan heritage, jadi tidak diubah total, masih dipertahankan beberapa sisinya. Sehingga revitalisasi difokuskan pada penataan agar lebih bersih, lebih rapi," ujarnya. Ia menambahkan, kawasan kuliner yang dirancang beroperasi hingga 24 jam diharapkan mampu memperkuat Banyuwangi sebagai destinasi wisata kuliner sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah seorang pedagang, Eva Alfiyanti (43), mengaku senang dengan perubahan wajah Pasar Induk Banyuwangi setelah direvitalisasi. Ia berharap pasar segera diresmikan agar pedagang dapat kembali menempati kios dan los yang telah disiapkan.
"Alhamdulillah sudah bisa dibangun dengan bagus, perbedaannya jauh sekali. Mudah-mudahan perekonomian bisa kembali seperti semula karena terjadi penurunan sangat drastis semenjak pasar kita pindah," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....