Khofifah Pastikan Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat Masih Berlangsung di Jatim
- 10 Jul 2026 09:43 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung di seluruh daerah. Pendataan dilakukan untuk memenuhi kuota di 18 SR permanen dan 14 SR rintisan sehingga jumlah peserta didik belum ditetapkan secara final.
Khofifah mengatakan penjaringan dilakukan oleh SDM Program Keluarga Harapan (PKH) bersama Dinas Sosial kabupaten/kota. Pendampingan juga diberikan kepada keluarga calon siswa agar memahami konsep pendidikan berasrama yang diterapkan di Sekolah Rakyat.
"Penjaringan calon siswa SR masih terus berlangsung. Bersama SDM PKH dan Dinsos kabupaten/kota, kami terus melakukan pendampingan dan sosialisasi kepada keluarga calon siswa agar mereka memperoleh pemahaman yang utuh mengenai penyelenggaraan SR, khususnya konsep pendidikan berasrama," ujar Khofifah, Jumat 10 Juli 2026.
Selain pendampingan, Kementerian Sosial juga menggelar kegiatan Open House Sekolah Rakyat. Kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada calon siswa dan orang tua untuk mengenal sistem pembelajaran serta melihat perkembangan peserta didik SR rintisan.
"Pengalaman para orang tua siswa SR rintisan yang merasakan perubahan positif pada putra-putrinya juga turut dibagikan sebagai bentuk edukasi dan penguatan kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut," kata Khofifah.
Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani mengatakan data calon siswa masih terus bergerak seiring proses penjaringan di lapangan. Pemerintah kabupaten/kota akan menetapkan daftar peserta didik setelah seluruh tahapan verifikasi selesai.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat di Jawa Timur ditargetkan beroperasi di 28 lokasi dengan daya tampung 5.370 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Dinsos Jatim menegaskan jumlah peserta didik masih dapat berubah hingga proses penjaringan, verifikasi, dan penetapan resmi selesai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....