Sebanyak 310 Guru Surabaya Ikuti Pelatihan Kompetensi Berbasis AI
- 08 Jul 2026 20:23 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Sebanyak 310 guru SD dan SMP di Kota Surabaya mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru. Berlangsung selama tiga hari dengan tema 'Transformasi Pembelajaran di Era Digital untuk Mewujudkan Guru Inovatif dan Berdampak'.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk pembelajaran. Peserta juga dibekali keterampilan membuat bahan ajar digital, media interaktif, dan Learning Management System (LMS) berbasis AI.
"Kami ingin guru memahami bahwa AI adalah alat bantu yang dapat memperkuat proses pembelajaran. Guru tetap menjadi sosok utama yang menentukan kualitas belajar peserta didik," ujar Dosen Program Magister Pendidikan Dasar Unusa, Dr. Asmaul Lutfauziah, Rabu, 8 Juli 2026.
Salah satu materi yang diberikan ialah Science Storybook berbantuan AI. Konsep tersebut menggabungkan pembelajaran sains dengan cerita agar materi lebih mudah dipahami siswa.
"Anak-anak pada dasarnya menyukai cerita. AI dapat membantu guru menyusun bahan ajar lebih cepat, tetapi kreativitas dan sentuhan pedagogis tetap berada di tangan guru," kata Asmaul.
Pelatihan ini, diselenggaran oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahun (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). Selain itu, juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya.
Dekan FKIP Unusa, Dr. Nafiah, memperkenalkan pemanfaatan AI untuk membangun Learning Management System (LMS) tanpa coding. Guru juga dilatih mengelola kelas digital, tugas, kuis, dan forum diskusi melalui platform berbasis AI.
"Perkembangan AI menuntut guru menjadi pemimpin transformasi pembelajaran, bukan sekadar mengikuti teknologi. Penguasaan AI harus diimbangi kemampuan pedagogis agar pembelajaran tetap berpusat pada peserta didik," ujar Nafiah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....