Unesa Masukkan Sport Intelligence dalam Materi Perkuliahan
- 08 Jul 2026 18:29 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bercana memasukkan sport intelligence sebagai salah satu materi perkuliahan. Materi ini dianggap penting untuk memperkuat proses pembinaan dalam mendongkrak prestasi Indonesia di bidang olahraga.
Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Ilmu Kesehatan (FIKK) Unesa, Prof Gigih Siantoro mengatakan, sport intelligence jadi salah satu metode untuk mendukung prestasi. Hanya saja, karena belum ada panduan yang jelas sehingga selama ini proses latihan hanya fokus pada kondisi fisik dan teknik.
Sedangkan di era sekarang dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat terjadi banyak perubahan. Dari itu, masing-masing pelatih dan atlet harus bisa membaca kondisi sendiri dan melihat kualitas lawan untuk menentukan program latihan yang akan dijalankan.
“Ini menjadi bagian terpenting bagaimana kita bisa menganalisis bukan hanya tim lawan, tapi juga dari kemampuan internal kita sendiri. Dari poin-poin itu kita bandingkan dengan kemampuan lawan sehingga kita bisa tahu kekuatan atlet bisa mencapai level apa,” tuturnya.
| Baca juga: Mental Block Hambat Numerasi Anak |
Lebih lanjut, dijelaskan Gigih, dengan sport intelligence masing-masing pelatih dan atlet bisa merancang program latihan yang dibutuhkan untuk bisa mencapai prestasi. Sehingga, proses pembinaan yang dilakukan lebih efisien dan tepat sasaran.
Rencananya materi sport intelligence ini akan dimasukkan pada jenjang S2 Ilmu Keolahragaan dan S2 kepelatihan olahraga. “Jadi di dalam program kami sebenarnya sudah ada analisis kebijakan pemerintahan. Tetapi sport intelligence ini bagian dari suatu proses olahraga prestasi, bagaimana kita bisa mendapatkan data-data dari pesaing-pesaing kita di tingkat internasional. Sehingga, kami akan masukkan di kurikulum,” ujarnya.
Sebelum diterapkan, forum guru besar di FIKK Unesa akan melakukan kajian dari buku sport intelligence yang diluncurkan KONI Pusat. Dari hasil tersebut akan dimasukkan ke dalam kurikulum baru untuk perkuliahan mendatang.
“Penerapannya mulai semester depan, karena saat ini proses perpindahan dari mahasiswa baru. Minggu depan akan kami kaji dan diharapkan semester depan sudah masuk kurikulum angkatan 2026,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....